Tagar #SundaTanpaPDIP Mendadak Trending Usai Arteria Dahlan Minta Maaf

Carlos Roy Fajarta · Jumat, 21 Januari 2022 - 10:15:00 WIB
Tagar #SundaTanpaPDIP Mendadak Trending Usai Arteria Dahlan Minta Maaf
Arteria Dahlan (kiri) saat menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf di DPP PDIP. (Foto: Istimewa/DPP PDIP)

JAKARTA, iNews.id - Pascapernyataan Arteria Dahlan soal bahasa Sunda terus bergulir meski sudah adanya permintaan maaf secara terbuka. Bahkan, beredar Tagar #SundaTanpaPDIP hingga menjadi trending di media sosial Twitter, Jumat (21/1/2022).

Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia, Adi Prayitno menyebutkan ucapan Arteria Dahlan yang kontroversial perihal penggunaan bahasa Sunda dan mencopot jabatan sebagai sebuah tindakan arogan.

"Tagar yang sedang trending itu bentuk kemarahan publik ke elite politik yang kerap arogan. Wajar kalau netizen ramai-ramai bikin kecaman dengan tagar," ujar Adi Prayitno, Jumat (21/1/2022) ketika dikonfirmasi.

Dia menyebutkan sudah menjadi langkah tepat bagi Arteria Dahlan untuk meminta maaf dan PDIP menegur serta memberikan sanksi kepada kadernya yang dianggap berlebihan dalam berucap.

"Untung cepat minta maaf yang secara perlahan bisa mengurangi dampaknya. Untung juga PDIP langsung menegur Arteria Dahlan sehingga amarah publik bisa ditahan," tutur Adi Prayitno.

Dia meminta agar para wakil rakyat untuk tetap berhati-hati dalam berbicara khususnya yang menyinggung ataupun memecah belah anak bangsa.

"Jadi anggota dewan itu maknai biasa-biasa saja. Tak usah berlebihan. Jangan arogan dan gila hormat. Tak usah belagak yang punya kuasa atur negara," kata Adi Prayitno.

Menurutnya, para wakil rakyat yang dipilih oleh rakyat harus digunakan dengan bijaksana agar tidak memancing polemik di tengah masyarakat.

"Toh waktu jadi dewan yang pilih cuma puluhan ribu orang, paling manis kurang lebih 100 atau 200 ribu pemilih. Itu jumlah secuil tapi lagaknya kayak mewakili seluruh rakyat Indonesia. Toh, rakyat tanpa anggota dewan pun bisa hidup," ujar Adi Prayitno. 

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: