Soal Kekerasan Seksual di Kampus, Dekan Unpad: Perbaiki Prosedur Pelaporan

Arif Budianto · Senin, 29 November 2021 - 08:26:00 WIB
Soal Kekerasan Seksual di Kampus, Dekan Unpad: Perbaiki Prosedur Pelaporan
Kekerasan seksual dan perundungan di dalam kampus sempat menuai sorotan. Berbagai cara pun dilakukan untuk mencegah terjadinya kasus tersebut. (Foto: Ilustrasi)

BANDUNG, iNews.id - Perguruan tinggi dinilai harus memiliki mekanisme pelaporan terkait kekerasan seksual dan perundungan di kampus. Mekanisme itu harus memudahkan dan melindungi korban kasus tersebut. 

“Ini menjadi hak dan kewajiban semua orang dalam kampus untuk memastikan bahwa kampus itu aman dari segala macam perundungan dan kekerasan,” ujar Dekan Fakultas Ilmu Budaya Unpad Aquarini Priyatna dikutip dari laman Unpad, Senin (29/11/2021).

Aquarini berharap ada mekanisme pelaporan yang baik di lingkungan kampus yang dapat menjamin semua pihak dapat terlindungi. Sejumlah kendala acapkali ditemui dalam pelaporan, seperti rumitnya prosedur pelaporan hingga prosedur pelaporan yang tidak berpihak pada korban.

Sementara itu, Kepala Pusat Riset Gender dan Anak Universitas Padjadjaran Budiawati Supangkat mengatakan, kekerasan seksual merupakan kejahatan yang dapat terjadi di mana saja, baik di lingkup publik maupun privat.

Lingkungan kampus sering dipersepsikan sebagai ruang aman, sehingga kekerasan yang terjadi kerap tersembunyi dan tidak terlaporkan. Pelakunya pun tidak dihukum setimpal. Akibatnya, korban mengalami trauma seumur hidup.

Jika tidak ada mekanisme atau peraturan mengenai penanganan kekerasan seksual, Budiawati menilai hal tersebut akan membawa kesengsaraan dan ketidakadilan bagi korban.

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: