Rhoma Irama Manggung di Tengah Pandemi Corona, Begini Respons Gugus Tugas Covid-19 Jabar

Agus Warsudi, Sindonews ยท Senin, 29 Juni 2020 - 15:11 WIB
Rhoma Irama Manggung di Tengah Pandemi Corona, Begini Respons Gugus Tugas Covid-19 Jabar
Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Jawa Barat, Daud Achmad. (Foto Antara).

BANDUNG, iNews.id - Penyanyi dangdut Rhoma Irama tampil dalam acara khitanan di Kampung Salak, Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, pada Minggu (28/6/2020). Acara tersebut mengundang keramaian di tengah pandemi Covid-19.

Merespons hal tersebut, Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID-19 Pemprov Jabar Daud Achmad mengatakan, panitia kegiatan seharusnya mempersiapkan protokol kesehatan. Tujuannya untuk mencegah kerumunan dan menghindari penularan virus corona.

"Harusnya dipikirkan bagaimana cara mengatur jarak antarorang dalam kerumunan tersebut," kata Daud melalui pesan singkat kepada wartawan, Senin (29/6/2020).

Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor menyesalkan sejumlah artis dangdut ibu kota termasuk Rhoma Irama yang manggung di Pamijahan Kabupaten Bogor, Minggu (28/6/2020). (Foto: Ist)
Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Bogor menyesalkan sejumlah artis dangdut ibu kota termasuk Rhoma Irama yang manggung di Pamijahan Kabupaten Bogor, Minggu (28/6/2020). (Foto: Ist)

Pemerintah Bogor saat ini sedang menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) untuk mencegah penularan virus corona. Apalagi saat ini zona merah penularan Covid-19 di Bogor tersebar di 27 kecamatan, sehingga risiko penularan virus corona semakin tinggi.

Selain itu, dia mengatakan, masyarakat harus menaati protokol kesehatan meski sebagian wilayah di Jabar memasuki masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal.

"Walaupun kita sudah memasuki masa AKB, hendaknya protokol kesehatan, termasuk jaga jarak tetap dilakukan," ujar dia.

Sebelumnya, Bupati Bogor Ade Yasin menyatakan, konser Rhoma Irama dan beberapa artis di Pamijahan, Kabupaten Bogor akan diproses hukum sebab tak menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Ade memastikan, hukum tidak akan pandang bulu agar Bogor tidak menjadi salah satu epicentrum penyebaran Covid-19. "Saya minta semuanya diproses hukum, tidak pandang bulu siapa pun orang yang melanggar aturan. Jangan sampai Kabupaten Bogor menjadi epicentrum Covid-19 karena ulah orang-orang yang tidak bertanggung jawab," kata Ade

Acara tersebut juga dihadiri beberapa artis lain seperti Rita Sugiarto, Yunita Ababil, Wawa Marissa, Caca Handika, Yus Yunus dan beberapa artis ibu kota lainnya. Mereka juga ikut tampil bernyanyi dalam acara itu.


Editor : Faieq Hidayat