Pria Rampok dan Sandera Kasir Minimarket di Sukabumi, Sempat Gasak Uang Jutaan

Dharmawan Hadi · Rabu, 18 Agustus 2021 - 22:25:00 WIB
Pria Rampok dan Sandera Kasir Minimarket di Sukabumi, Sempat Gasak Uang Jutaan
Kapolsek Cicurug Kompol Parlan menyebutkan seorang pria berhasil ditangkap setelah menjalankan aksinya merampok minimarket. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)

SUKABUMI, iNews.id - Seorang pria diduga merampok dan sempat menyandera kasir di minimarket Jalan Raya Siliwangi, Kampung Ciutara, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, Selasa (17/8/2021). Meski berhasil menggasak uang, pelaku gagal kabur lantaran warga sekitar dengan sigap menangkapnya.

Kapolsek Cicurug Kompol Parlan mengatakan, tersangka berinisial HT (46), warga Kampung Ciutara RT 01/01 Desa Mekarsari, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Pelaku ditangkap tanpa perlawan oleh warga yang mendengar teriakan korban.

"Terduga tindak pidana curas ditangkap tanpa perlawanan, setelah sebelumnya berhasil diamankan oleh warga yang mendengar teriakkan korban," ujar Parlan kepada wartawan. 

Parlan menuturkan, pencurian itu terjadi pada Selasa (17/08/2021) dengan modus seperti konsumen yang mau belanja. Pelaku lalu pura-pura bertanya susu kemasan kepada kasir dan mengikutinya dari belakang. 

BACA JUGA:

"Pada saat itu kemudian dia mendorong pelayan kasir sampai terjatuh, dan kemudian menodongkan pisau, setelah itu dirinya mengambil uang yang tersimpan di laci kasir sebesar Rp2.100.000," kata Kapolsek.

Setelah melancarkan aksinya, pencuri itu pun mengancam kasir meminta korban jangan teriak secara berulang-ulang. Setelah uang berhasil digasak, pelaku langsung kabur.

"Korban langsung teriak sehingga warga langsung mengejar pencuri tersebut dan berhasil diamankan," tuturnya.

Anggota kepolisian berhasil mengamankan pencuri tersebut berikut barang bukti berupa rekaman CCTV dan uang yang digasaknya. 

"Kini pencuri itu harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, dan dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan, dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun," ucap Parlan. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: