Potensi Capai USD1.338 Miliar, Industri Perikanan Indonesia Belum Digarap Maksimal

Arif Budianto ยท Minggu, 15 November 2020 - 11:45:00 WIB
Potensi Capai USD1.338 Miliar, Industri Perikanan Indonesia Belum Digarap Maksimal
Pelabuhan perikanan rakyat di Cirebon. (Foto/Ilustrasi)

BANDUNG, iNews.id - Potensi industri perikanan di Indonesia tercatat cukup besar mencapai USD1.338 miliar per tahun. Sayangnya, potensi ini belum bisa digarap maksimal karena berbagai persoalan.

Padahal, industri perikanan salah satu dari lima penggerak ekonomi Indonesia. Berdasarkan estimasi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), potensi ekonomi kelautan Indonesia diprediksi mencapai USD1.338 miliar per tahun. Produksi perikanan tangkap dan perikanan budidaya di Indonesia tembus 23,9 juta ton pada 2019.

Kendati begitu, potensi tersebut masih timpang, lantaran industri tangkapan ikan mayoritas ada di wilayah timur. Sementara pangsa pasar perikanan ada di barat. Sehingga perlu dikelola sistem distribusinya yang memadai untuk menghubungkan antara timur dan barat.

Direktur Logistik Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSKKP) KKP Innes Rahmani mengatakan, tantangan domestik distribusi produk kelautan dan perikanan, yaitu biaya angkut dari kawasan timur ke kawasan barat Indonesia yang tinggi.

Tantangan lainnya adalah, kekurangtersediaan sarana penyimpanan pascapanen dan kapal angkut ikan, dan penurunan mutu produk perikanan pascapanen dan distribusi.

"Selain itu masalah lain adalah disparitas sumber daya ikan akibat ketidaksesuaian antara sentra produksi ikan dan industri pengolahan atau pemasaran. Sebanyak 81 persen produksi perikanan tangkap di luar Jawa, sedangkan hampir 50% produksi unit pengolahan ikan ada di Jawa," kata Innes.

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2