Penerapan PeduliLindungi, Pedagang Pasar Panorama Lembang Khawatir Pengunjung Berkurang

Adi Haryanto ยท Senin, 11 Oktober 2021 - 12:27:00 WIB
Penerapan PeduliLindungi, Pedagang Pasar Panorama Lembang Khawatir Pengunjung Berkurang
Pedagang Pasar Panorama Lembang, KBB, khawatir diterapkannya aplikasi PeduliLindungi berakibat sepi pembeli. (Foto: Dok.MPI)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Para pedagang Pasar Panorama Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) merasa khawatir berkurangnya pengunjung  sebagai imbas penerapan aplikasi PeduliLindungi. Pasalnya, banyak pedagang belum siap, serta banyaknya akses pintu masuk di pasar sehingga penerapannya aplikasi tersebut dipandang tak akan efektif. 

Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Panorama Lembang (P4L), Asep Dadang Kustiman mengaku ada kekhawatiran ketika aplikasi PeduliLindungi diterapkan pembeli akan berkurang. Di sisi lain para pedagang pun belum seluruhnya siap menggunakan aplikasi itu mengingat, tidak semua pedagang menggunakan smartphone.

"Kalau diterapkan sekarang ini para pedagang sepertinya menolak. Di pasar ini juga banyak pintu masuknya, jadi gak akan efektif. Tapi kan imbasnya, pembeli bisa takut ke pasar, apalagi yang belum divaksin, jadi pasar bisa sepi pembeli," tuturnya, Senin (11/10/2021).

Menurutnya, sejauh ini banyak pedagang yang binggung menggunakan aplikasi itu. Ada juga pedagang yang sudah divaksin tapi barcode-nya tidak keluar karena ada kendala di NIK. Sebaiknya rencana penerapan aplikasi PeduliLindungi di Pasar Panorama Lembang ditunda dulu dan dilakukan sosialisasi secata menyeluruh. 

Pihaknya menyarankan, sebaiknya pemerintah fokus dulu kepada disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, serta penyelesaian program vaksinasi ke pedagang dan masyarakat. Sebab saat ini dari 2.348 pedagang di Pasar Panorama Lembang, yang sudah divaksin baru sekitar 85 persen.

"Kami pastinya akan taat kebijakan pemerintah, tapi untuk sekarang sebaiknya aplikasi itu tidak diterapkan dulu. Takutnya pembeli (masyarakat) jadi gak ada, kemarin-kemarin aja waktu adanya pembatasan pasar sepi, apalagi ditambah adanya aplikasi PeduliLindungi," ujarnya. 

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: