Pemkab Sumedang Jamin Hak Istimewa Yatim Piatu yang Ditinggal Orang Tua karena Covid-19

Agung Bakti Sarasa ยท Jumat, 06 Agustus 2021 - 19:27:00 WIB
Pemkab Sumedang Jamin Hak Istimewa Yatim Piatu yang Ditinggal Orang Tua karena Covid-19
Bupati Sumedang, Donny Ahmad Munir saat melawat Andin Andin Sinta Nurfalah (9), gadis cilik yang harus kehilangan orang tuanya karena Covid-19, Jumat (7/8/2021). (Foto: iNews.id/Agung Bakti Sarasa)

SUMEDANG, iNews.id - Pemkab Sumedang bakal memberikan hak istimewa bagi anak-anak yatim piatu yang orang tuanya meninggal karena Covid-19. Untuk mewujudkan hal itu, pemerintah segera mendata anak yatim piatu.

Bupati Sumedang, Donny Ahmad Munir menyatakan, pascapendataan, para anak yatim piatu akan menerima perlakuan khusus atau hak istimewa, mulai dari kebutuhan hidup, pendidikan, hingga kesehatannya. 

"Akan segera kami data dan beri perlakuan khusus," ujar Donny saat melawat Andin Sinta Nurfalah (9), gadis cilik yang harus kehilangan orang tuanya karena Covid-19 di Desa Kadakajaya, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, Jumat (6/8/2021).

Donny berharap, masyarakat Sumedang  lainnya pun bisa hadir bersama membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya anak-anak yatim piatu senasib dengan Andin, termasuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 lainnya. 

"Doakan mudah-mudahan bagi masyarakat lainnya pun bisa bersama-sama untuk hadir menjadi solusi membantu masyarakat yang membutuhkan terutama yang terdampak akibat pandemi Civid-19 ini," harapnya. 

Donny pun memberikan perlakuan khusus kepada Andin Sinta Nurfalah yang kini tinggal bersama kakaknya, Alan Suherlan Angga Fauzi (23). Menurut Dony, Andin yang masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) tersebut harus rela ditinggal kedua orang tuanya untuk selama-lamanya. 

Awalnya Andin ditinggal pergi ayahnya, Kahya (52) yang menderita penyakit hepatitis B. Selang 40 hari kemudian, ibu Andin, Karwati (42) meninggal dunia akibat Covid-19 berdasarkan hasil swab PCR.

Dalam lawatan tersebut, Bupati didampingi Ketua Baznas Kabupaten Sumedang Ayi Subhan Hafas, Kepala Dinas Pendidikan Agus Wahidin, perwakikan Dinas Sosial Kabupaten Sumedang, unsur Forkopimcam Tanjungsari dan aparat desa setempat.

"Kehadiran kami bersama jajaran adalah untuk menyalurkan bantuan secara langsung sekaligus memberikan motivasi dan semangat (kepada Andin) untuk terus bersekolah dan menyongsong masa depan lebih baik," ujarnya. 

Donny menyatakan, pihaknya juga sudah menugaskan Dinas Sosial P3A, Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan beserta BPJS untuk memenuhi kebutuhan Andin. 

"Pertama kebutuhan kesehariannya (dipenuhi), kemudian pendidikan, dan kesehatannya. Anak yang ditinggalkan ini bisa terus menjalani kehidupan dengan optimistis bisa berhasil," katanya seraya meminta masyarakat berempati dengan kondisi yang dialami oleh Andin dan anak-anak yatim piatu lainnya.

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: