Pelajar SMP di Tasikmalaya Rela Berjualan Donat demi Beli HP untuk Belajar Daring
TASIKMALAYA, iNews.id - Pelajar SMP Negeri 1 Salopa, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat Sultan Jihan rela berjualan gorengan dan kue donat demi membeli handphone. Pasalnya Sultan yang duduk di bangku kelas 9 belajar daring selama pandemi Covid-19.
Sultan berkeliling pusat Kota Tasikmalaya menawarkan barang dagangannya ke masyarakat. Sultan menjual satu bungkus gorengan Rp10.000 dan kue donat Rp1.500.

Sultan mengaku sudah berjualan donat sejak duduk di bangku sekolah dasar. Hasil pendapatan tersebut untuk membantu orang tuanya.
"Saya berjualan ini untuk membantu orang tua," ucap Sultan di Tasikmalaya, Jumat (28/8/2020).
Untuk kali ini, Sultan mengatakan sudah menambung dari hasil berjualan donat dan gorengan. Uang yang terkumpul Rp500.000, rencananya untuk membeli handphone karena sekolah menerapkan belajar secara daring.
Handphone miliknya, kata dia yang dipakai untuk belajar daring sudah rusak. Sehingga dia membutuhkan uang untuk membeli handphone baru.
"Buat membeli HP karena belajar daring nggak punya. Sekarang sudah terkumpul Rp500.000, kurang banyak ini," kata dia.
Salah satu pembeli, anggota Polresta Tasikmalaya, Aiptu Abdu Rahman mengaku terharu mendengar cerita Sultan yang rela berjualan donat. Pendapatan yang diperoleh Sultan untuk keperluan sekolah.
"Dia (Sultan) punya HP tapi sudah rusak ingin beli HP baru karena sistem sekolah sekarang daring," kata Abdu.
Dia menilai perjuangan Sultan untuk melanjutkan sekolahnya patut diapresiasi. Maka Abdu pun membeli kue donat dan gorengan yang dijual Sultan untuk membantu biaya pendidikan.
"Pendidikan dari sendiri, dia berjualan demi kelanjutan sekolahnya. Makanya hati saya terketuk membeli barang dagangan, semoga bermanfaat," ucap dia.
Editor: Faieq Hidayat