Opsi Maju Pilpres 2024 Melalui PPP, Ridwan Kamil: Kalau Pintu Terbuka Ya Tidak Menolak

Agung Bakti Sarasa · Minggu, 17 Oktober 2021 - 20:48:00 WIB
Opsi Maju Pilpres 2024 Melalui PPP, Ridwan Kamil: Kalau Pintu Terbuka Ya Tidak Menolak
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat menjadi pembicara dalam Munas Alim Ulama PPP di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (17/10/2021). (Foto: Istimewa) 

BANDUNG, iNews.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil tak menampik jika Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menjadi salah satu opsi partai politik (parpol) tempatnya berlabuh. Begitu pula opsi sebagai perahu politik untuk maju ke ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Pengakuan tersebut diungkapkan Ridwan Kamil seusai menjadi pembicara dalam kegiatan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama PPP yang digelar di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (17/10/2021). 

Pria yang akrab disapa Kang Emil itu menuturkan, kehadirannya di Munas Alim Ulama PPP sebagai wujud untuk memuliakan undangan yang disampaikan ulama kepadanya. 

Dalam kegiatan tersebut, kata Kang Emil, dia diminta menceritakan pengalamannya memimpin Jabar. Kang Emil menegaskan bahwa Jabar dibangun dengan dasar-dasar kepancasilaan, menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan keumatan sesuai keadilan. 

"Sehingga ada peraturan keumatan yang saya sampaikan, ada program kemajuan dan tentunya saya bisa bersinergi, seperti saya sampaikan saya sedang istikharah mencari partai," ujarnya. 

"Mudah-mudahan di suatu hari di tahun depan bisa melabuhkan keputusan yang paling baik. Salah satu opsinya ke PPP," lanjut Kang Emil. 

Kang Emil pun tak menampik bahwa dalam kegiatan tersebut ada pertanyaan yang mengarahkan dirinya untuk maju ke ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Kang Emil kembali menegaskan bahwa jawaban atas pertanyaan tersebut masih sama dan tidak dicari-cari. 

"Ada pertanyaan ke (Pilpres) 2024, jawaban saya masih sama, tidak dicari-cari. Tapi kalau pintu terbuka ya tidak menolak. Kalau tidak ada, tidak masalah karena kepemimpinan itu bentuknya kebermanfaatan. Saya merasa sudah lebih dari cukup," katanya. 

Dalam kesempatan itu, Kang Emil juga menekankan bahwa dirinya tidak pernah pilih-pilih partai untuk berlabuh. Sebaliknya, kata Kang Emil, hingga kini dirinya masih menerapkan politik tahu diri karena selama ini dia memang tak memiliki kendaraan parpol.

"Saya tidak pilih-pilih, justru saya punya politik tahu diri karena tahu diri tidak punya perahu, tak punya partai, tentunya siapa yang mengekspresikan kebaikhatian tentu harus dibalas kebaikan juga," ujarnya. 

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel: