Nelayan Jaring Apung Waduk Saguling KB Menjerit, BBM dan Pakan Naik, Harga Ikan Tetap

Adi Haryanto ยท Sabtu, 24 September 2022 - 12:58:00 WIB
Nelayan Jaring Apung Waduk Saguling KB Menjerit, BBM dan Pakan Naik, Harga Ikan Tetap
Biaya operasional, terutama harga BBM dan pakan ikan yang melonjak drastis, membuat nelayan dan peternak ikan jaring apung di Waduk Saguling, KBB, menjerit. (Foto/MPI/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Kenaikan harga BBM bersubidi jenis pertalite dan solar serta pakan, membuat para nelayan tradisional dan kolam jaring apung Saguling, Kabupaten Bandung Barat (KBB) menjerit. Mereka mengeluhkan biaya operasional yang membengkak tak sebanding dengan pendapatan.

Mamat (60), seorang nelayan diperairan Waduk Saguling, Blok Sayuran, Desa Mekarmukti, Kecamatan Cihampelas, KBB, mengatakan, kondisi yang dialami para nelayan lain saat ini sangat sulit.

Di satu sisi ongkos pengeluaran melambung tapi harga ikan tidak naik. "Sekarang ini BBM naik, pakan naik, tapi harga ikan gak naik, tetap segitu. Gimana nasib kami ini," kata Mamat, Sabtu (24/9/2022).

Saat ini dia rata-rata memanen 3 kwintal ikan nila dari kolam jaring apung miliknya. Kemudian dijual dengan harga Rp18.500 per kilogram kepada pengepul. Meski jauh dari ongkos produksi yang dikeluarkan, hal itu tidak bisa dihindari dan tetap melepas hasil panennya untuk menutup kebutuhan sehari-hari. "Mau gak mau, ikan harga segitu dilepas aja karen enggak ada pilihan, yang penting buat nyambung hidup," ujar Mamat. 

Kondisi seperti itu menjadi gambaran keseluruhan para nelayan di perairan Waduk Saguling. Mereka dihadapkan pada fenomena kenaikan ongkos produksi tambak ikan jaring apung imbas kenaikan BBM. Di sisi lain harga jual ikan dari nelayan tetap rendah. 

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: