Muncul Klaster Hajatan, Pemkab Cianjur Larang Warga Gelar Resepsi Pernikahan

Antara · Rabu, 09 Juni 2021 - 18:06:00 WIB
Muncul Klaster Hajatan, Pemkab Cianjur Larang Warga Gelar Resepsi Pernikahan
Bupati Cianjur Herman Suherman. (Foto: Antara)

CIANJUR, iNews.id - Pemkab Cianjur mewaspadai penularan Covid-19 setelah munculnya klaster hajatan pernikahan pertama di kabupaten itu. Pemerintah daerah akhirnya melarang warga menggelar resepsi pernikahan.

Juru Bicara Pusat Informasi dan Kordinasi Covid-19 Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, pelarangan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Bupati Cianjur Nomor 003/3780/Kesra tentang Larangan Segala Bentuk Kegiatan yang Berpotensi Menciptakan Kerumunan dan Keramaian.

"Pemkab Cianjur mengeluarkan surat edaran terkait larangan menggelar resepsi pernikahan sebagai upaya memutus rantai penyebaran virus corona," kata dr Yusman Faisal di Cianjur, Rabu (9/6/2021).

Dia menjelaskan, Bupati Cianjur Herman Suherman langsung mengambil langkah antisipasi yang berlaku untuk menghindari kembali terjadinya penularan akibat kerumunan, terutama saat resepsi pernikahan. Langkah antisipasi itu berlaku mulai tanggal 8 Juni hingga batas waktu yang belum bisa ditentukan.

Namun dalam SE disebutkan, pelaksanaan akad nikah tetap dapat dilakukan dengan sejumlah syarat seperti hanya pihak keluarga kedua mempelai dan tidak ada kerumunan tamu. 

Selain resepsi pernikahan, dalam SE juga disebutkan larangan berlaku untuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan keramaian dan kerumunan.

"Intinya larangan tersebut, berlaku juga untuk kegiatan lain yang berpotensi terjadinya kerumunan sehingga dapat menimbulkan penularan Covid-19," katanya.

Editor : Maria Christina

Halaman : 1 2