Modus Jahat Pemuda Majalengka Cabuli Remaja Pria, Ancam Sebar Video Mesum Korban

Inin nastain ยท Senin, 21 Juni 2021 - 13:46:00 WIB
Modus Jahat Pemuda Majalengka Cabuli Remaja Pria, Ancam Sebar Video Mesum Korban
Kasatreskrim Polres Majalengka AKP Siswo DC Tarigan menginterogasi tersangka RY yang mencabuli remaja pria. (Foto: Humas Polres Majalengka)

MAJALENGKA, iNews.id - Kasus pencabulan sesama jenis terjadi di Kabupaten Majalengka. Pemuda berinisial RY (19) yang mengalami disorientasi seksual ditangkap polisi karena diduga mencabuli remaja pria DP (16).

Berdasarkan penyidikan Satreskrim Polres Majalengka, modus operandi pelaku RY mengancam menyebarkan video mesum korban saat masturbasi.

Kasatreskrim Polres Majalengka AKP Siswo DC Tarigan mengatakan, pencabulan yang dilakukan RY (19) terhadap korban DP itu bermula dari perkenalan di media sosial. Pelaku RY menggunakan akun palsu dan mengaku seorang perempuan bernama Susan.

Sejak perkenalan itu, kata Kasatreskrim, pelaku dan korban semakin akrab. Mereka kerap berkirim pesan baik di Instagram maupun WhatsApp. Bahkan pelaku dan korban kerap melakukan video call.

"Setelah akrab, korban diminta mengirimkan video saat kepada pelaku yang mengaku sebagai seorang perempuan," kata Kasatreskrim Polres Majalengka saat konferensi pers, Senin (21/6/2021).

AKP Siswo DC Tarigan mengemukakan, selanjutnya RY mengajak korban DP bertemu di rumahnya. Pelaku mengancam korban akan menyebar luaskan video tersebut jika korban tidak menuruti kemauan pelaku.

"Pada 30 April, korban dipaksa untuk datang ke rumah pelaku. Di lokasi tersebut korban dipaksa untuk melakukan video asusila dengan pelaku," ujar AKP Siswo DC Tarigan.

Menurut keterangan yang diterima penyidik Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Majalengka Polda Jabar, tutur Kasatreskrim, pelaku RY mengaku pernah menjadi korban pencabulan sesama jenis.

"Pelaku pernah menjadi korban yang sama (pencabulan sesama jenis). Sehingga ada kemungkinan pelaku punya orientasi sama (homoseksual) untuk melakukan hal itu kepada orang lain," tutur Kasatreskrim.

AKP Siswo DC Tarigan mengatakan, korban DP kemudian melaporkan peristiwa yang dialaminya ke Satreskrim Polres Majalengka. Personel Unit PPA kemudian menangkap RY di rumahnya tanpa perlawanan.

"Pelaku kami jerat dengan Pasal 82 UU RI No 17 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI No 23 Tahun 2002. Tersangka RY terancaman minimal 7 tahun hingga maksimal 15 tahun penjara," ucap AKP Siswo DC Tarigan.

Editor : Agus Warsudi