Misteri Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Danu Temukan Cutter di Bak Mandi

Agung Bakti Sarasa ยท Rabu, 03 November 2021 - 18:04:00 WIB
Misteri Pembunuhan Ibu-Anak di Subang, Danu Temukan Cutter di Bak Mandi
Rumah korban Tuti dan Amelia, TKP pembunuhan di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Kabupaten Subang. (Foto: iNews/YUDY HERYAWAN JUANDA)

BANDUNG, iNews.id - Muhammad Ramdanu alias Danu (21), saksi pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amalia Mustika Ratu (23), menemukan cutter dan gunting saat membersihkan bak mandi di dalam rumah korban yang tempat kejadian perkara (TKP). Di gunting dan cutter tersebut tak ditemukan bercak darah karena telah terendam air cukup lama sekitar 24 jam atau satu hari.

Achmad Taufan, kuasa hukum Danu, mengatakan, Danu diminta membersihkan bak mandi oleh seseorang yang belakangan diketahui sebagai petugas bantuan polisi (banpol). Saat membersihkan bak mandi, Danu tak sengaja menginjak gunting dan cutter 

"Banpol datang ke TKP dan minta Danu masuk ke dalam dan minta bersihin bak mandi. Dipikir Danu ini (pria yang mengaku banpol) polisi, jadi dia nurut. Malah di dalam situ (bak mandi) ditemukan ada barang bukti gunting sama cutter," kata Achmad Taufan, Rabu (3/11/2021).

Menurut Achmad Taufan, saat ditemukan, Danu tak melihat ada noda baik darah maupun yang lain di gunting dan cutter itu. Dua benda tajam tersebut berada di dalam air bercampur darah itu cukup lama. 

"Itu  (gunting dan cutter) dalam bak. Dalam bak, (gunting dan cutter) keinjek sama Danu. Baknya besar, sehingga Danu harus masuk ke dalam dan dikuras," ujarnya. 

Bahkan, tutur Achmad Taufan, gunting dan cutter yang ditemukan Danu tersebut sempat ditunjukkan kepada petugas banpol yang menyuruhnya membersihkan bak mandi. Petugas banpol, langsung meminta Danu untuk mengembalikan gunting dan cutter itu ke posisi semula. "Ditunjukan juga barang bukti itu ke banpol, terus disuruh tunda (diletakkan di dalam bak) lagi, jangan dikeluarkan," tutur Achmad Taufan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A Chaniago mengatakan, penyidik tengah mendalami keterangan Danu terkait temuan gunting dan cutter di TKP itu. Penyidik Satreskrim Polres Subang tidak akan mengenyampingkan semua informasi, termasuk yang disampaikan Danu. 

"Keterangan itu tidak dikesampingkan karena penyidik telah melakukan olah TKP. Terlepas itu ada yang menyampaikan, dia melihat, dia melakukan dan sebagainya," kata Kabid Humas Polda Jabar.

Kombes Pol Erdi menyatakan, proses penanganan perkara ini berdasarkan fakta yang ditemukan di lapangan. Menurut dia, penyidik sudah melakukan berbagai upaya penyelidikan untuk mengungkap kasus yang sudah dua bulan lebih belum terungkap itu. 

"Yang dilakukan penyidik adalah fakta di lapangan, tentunya penyidik ini sudah terlatih bagaimana mengolah TKP, cara menemukan bukti dan petunjuk, tentunya penyidik yang akan membuktikan," ujarnya. 

Diberitakan sebelumnya, almarhumah Tuti dan Amelia ditemukan bersimbah darah di dalam bagasi mobil Alphard hitam di garasi rumah pada Rabu 18 Agustus 2021 pagi. Kedua korban diduga dihabisi pada Rabu dini hari oleh pembunuh lebih dari dua orang.

Polisi mendapati rekaman CCTV yang merekam pergerakan dua kendaraan, mobil Avanza putih dan motor NMax biru. Bahkan satu rekaman CCTV menunjukkan pelaku membuang barang bukti di tong sampah sebuah tempat pencucian mobil tak jauh dari lokasi kejadian.

Selain itu, penyidik juga melakukan autopsi ulang terhadap jenazah korban Tuti dan Amelia di TPU Istuning, Jalancagak, Subang pada Sabtu 2 Oktober 2021. Autopsi ulang dilakukan untuk memastikan bentuk luka dan senjata yang digunakan pelaku.

Bahkan, Polres Subang tutup mulut terkait perkembangan penyelidikan. Saksi kunci, Yosef Hidayah, Mimin Mintarsih, istri kedua Yosef, Yoris, dan Muhammad Ramdanu alias Danu, telah berkali-kali dimintai keterangan penyidik. 

Namun dari sekian banyak bukti baru yang diperoleh penyidik, sampai saat ini polisi belum bisa menyimpulkan siapa pelaku pembunuhan keji terhadap almarhumah Tuti dan Amelia.

Editor : Agus Warsudi

Bagikan Artikel: