Mengenal Mayjen TNI Dudung Abdurachman, Sang Jenderal dari Bandung

Agus Warsudi ยท Sabtu, 21 November 2020 - 10:06:00 WIB
Mayor Jenderal (Mayjen) Dudung Abdurachman. (Foto: Istimewa)

"Ada berbaju loreng menurunkan baliho Habib Rizieq. Itu perintah saya! Karena berapa kali Pol PP menurunkan, dinaikkan lagi. Perintah saya itu!" ujar Mayjen TNI Dudung seraya disambut suara tepuk tangan orang-orang yang hadir.

"Begini ya. Kalau siapapun di republik ini, siapapun, ini negara-negara hukum, harus taat kepada hukum. Ya kalau masang baliho itu udah jelas ada aturannya, ada bayar pajaknya, tempatnya juga sudah ditentukan. Jangan seenaknya sendiri. Seakan-akan dia yang paling bener, ndak ada itu, ya. Ndak ada," tegas Pangdam Jaya.

"Jangan coba-coba. Jangan coba-coba pokoknya. Kalau perlu FPI bubarkan saja itu. Bubarkan saja itu. Kalau coba-coba dengan TNI, mari, ya. Sekarang kok mereka ini seperti yang ngatur. Sesukanya sendiri. Ingat ya, saya katakan, itu (pencopotan baliho Habib Rizieq) itu perintah saya. Dan ini (baliho Habib Rizieq) akan saya bersihkan semua. (Agar) Tidak ada itu baliho-baliho yang mengajak revolusi dan segala macam. Saya peringatkan! Saya peringatkan! Dan saya tidak akan segan-segan untuk menindak dengan keras yang coba-coba mengganggu persatuan dan kesatuan. Jangan merasa dia mewakili umat Islam. Tidak! Tidak semua! Banyak, lebih banyak umat Islam yang baik, yang berkatanya juga baik, berucapnya juga baik, dan bertingkah lakunya juga baik. Jelas? Ok," kata Mayjen TNI Dudung.


Editor : Agus Warsudi