Limbah Medis Berserakan di TPA Ciniru, Bupati Kuningan: Pembuangnya Harus Dijebak

Wisnu Yusep · Selasa, 27 April 2021 - 19:24:00 WIB
Limbah Medis Berserakan di TPA Ciniru, Bupati Kuningan: Pembuangnya Harus Dijebak
Sampah medis berserakan di TPA Ciniru Kabupaten Kuningan. Sempat beredar spekulasi, limbah tersebut diduga dibuang rumah sakit. (Foto: iNews.id/Wisnu Yusep)

KUNINGAN, iNews.id – Bupati Kuningan, Acep Purnama, mengaku terkejut dengan temuan limbah medis di Tempat Pembungan Akhir (TPA) Ciniru, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Pasalnya, sampah medis termasuk limbah B3 yang harus ditangani secara khusus dan tidak bisa dibuang sembarangan.

"Masa, pembuangnya kudu dijebak itu mah ya (pembuangnya harus dijebak kayanya)," kata Acep ketika dikonfirmasi wartawan, Selasa (27/4/2021) petang.

Ketika disinggung soal sejumlah rumah sakit di Kuningan yang diduga membuang sampah medis di TPA sampah Ciniru, Acep menyebutkan, limbah B3 harus ditangani secara serius.

"Perlakuan limbah B3 itu khusus, dibakar dengan suhu sekian derajat. Kalau mau gampang ya begitu, dibuang sembarangan," ujar dia.

Politikus PDIP itu lantas menanyakan apakah temuan limbah medis di TPA sampah Ciniru begitu banyak. "Banyak kah?" kata dia.

Adanya dugaan sampah medis dibuang sembarangan oleh rumah sakit sempat mencuat setelah adanya pengakuan dari petugas di TPA Ciniru. Petugas tersebut mengaku sampah-sampah tersebut dibuang dari rumah sakit Luragung dan Kota Kuningan.

"Iya (rutin) memang dibuang oleh pihak rumah sakit, di Luragung, dan Kota Kuningan," kata seorang petugas.

Bekas limbah medis itu, kata dia, seperti jarum suntik, masker, botol infus, dan alat pelindung diri (APD). "Waktu pertama (Covid-19) itu banyak, tapi gak tahu sekarang, tapi kalau yang botol infus, jarum suntik itu masih ada," katanya.

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: