get app
inews
Aa Text
Read Next : Kades Kabandungan Sukabumi Resmi Ditahan Kejari Terkait Dugaan Korupsi DD dan ADD 2019-2020

Lansia Tenggelam di Sungai Cimandiri Simpenan Sukabumi, Terpeleset saat Lihat Kebun

Selasa, 24 Mei 2022 - 09:09:00 WIB
Lansia Tenggelam di Sungai Cimandiri Simpenan Sukabumi, Terpeleset saat Lihat Kebun
Wali Kota Sukabumi Achmad Fahmi takziah ke rumah korban Azkia (5) di Kampung Ciandam, Desa Sudajaya Hilir, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi, untuk mengucapkan bela sungkawa atas musibah yang dialami keluarga korban. (FOTO: DHARMAWAN HADI)

SUKABUMI, iNews.id - Seorang pria lanjut usia (lansia) H Damini (85), warga Kampung Mariuk RT01/01, Desa Cidadap, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, terpeleset lalu jatuh dan tenggelam di Sungai Cimandiri, Senin (23/5/2022). Sampai saat ini korban belum ditemukan. 

Kapolsek Simpenan AKP Dadi mengatakan, korban Damini mengalami terpeleset dan jatuh ke Sungai Cimandiri saat berjalan hendak melihat kebun.

"Menurut keterangan saksi, korban hendak melihat kebun yang kondisi tanahnya curam, berada di pinggir Sungai Cimandiri. Korban diduga terpeleset lalu jatuh ke sungai dan tenggelam," kata AKP Dadi kepada MNC Portal Indonesia (MPI), Selasa (24/5/2022). 

Pencarian yang dimulai pada pukul 13.00 WIB siang hingga pukul 17.00 WIB sore kemarin, ujar AKP Dadi, masih nihil. Korban belum ditemukan. "Pagi ini, Selasa (24/5/2022), pencarian akan dilanjutkan kembali," ujar AKP Dadi.

Sementara itu, operasi balita yang terseret ombak saat bermain di tepi Pantai Muara Cikaso, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (16/5/2022) sekitar pukul 08.30 WIB pekan lalu, secara resmi dihentikan. Korban Azkia (5) warga Kampung Ciandam, Desa Sudajaya Hilir, Kecamatan Cibeureum, Kota Sukabumi.

Kepala Pelaksanaan (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi Imran Wardhani mengatakan, menerjunkan tim untuk melakukan pencarian sejauh 8 kilometer arah timur dan barat dari lokasi kejadian hingga hari ketujuh, pencarian korban masih nihil belum menemukan hasil. 

"Kendalanya di lapangan yang pertama memang sampai 20 kemarin (Jumat 20/5/2022) itu, gelombang tinggi, sesuai prediksi BMKG yang sudah mengeluarkan peringatan dini sebelumnya. Kemudian itu kan muara, pertemuan antara air sungai dan air laut jadi cukup besar gelombangnya, beda dengan karakteristik di Pelabuhanratu," kata Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Selasa (24/5/2022). 

Irman Wardhani menyatakan, langkah sama juga dilakukan oleh Pos Basarnas Kabupaten Sukabumi yang secara resmi menghentikan pencarian Mardi (58), pemancing yang terseret arus Sungai Cimaja, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (16/5/2022) sekitar pukul 21.00 WIB. 

"Penghentian pencarian pemancing sidat asal Kampung Gombong, Desa Cimaja, Kecamatan Cikakak, ini sudah sesuai standar operasional prosedur (SOP) yang melakukan operasi pencarian selama 7 hari namun pencarian masih nihil maka setelah itu pencarian dihentikan," kata Koordinator Pos Basarnas Kabupaten Sukabumi Suryo Adianto. 
 
Suryo menyatakan, operasi pencarian akan dibuka kembali apabila ada informasi atau tanda-tanda keberadaan korban. Diketahui, saat kejadian, korban sedang memancing bersama dua rekannya di Sungai Cimaja. Tiba-tiba ,datang banjir bandang yang mengakibatkan korban terseret arus sungai dan belum ditemukan hingga kini.

Editor: Agus Warsudi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut