Kisah Mistis Gedung Sate, Cerita Jenazah Tertinggal hingga Kakek Misterius Berjenggot Panjang

Reza Rizki Saputra ยท Kamis, 08 September 2022 - 20:52:00 WIB
Kisah Mistis Gedung Sate, Cerita Jenazah Tertinggal hingga Kakek Misterius Berjenggot Panjang
Kisah mistis Gedung Sate menjadi bagian cerita masyarakat dari masa ke masa. (Foto: Dok)

JAKARTA, iNews.id - Kisah mistis Gedung Sate kerap mewarnai perkembangan Kota Bandung dari masa ke masa. Dibangun pada tahun 1920, gedung berwarna putih dengan monumen tusuk sate di atasnya ini masih kokoh berdiri meski usianya hampir satu abad.

Gedung Sate yang terletak di Bandung Wetan, Kota Bandung, yang kini menjadi pusat Pemerintahan Provinsi Jawa Barat ini telah berdiri sejak masa pemerintahan Hindia Belanda. Karena umurnya yang sudah tua, tak mengherankan apabila banyak cerita-cerita mistis yang beredar tentang gedung ini. 

Berikut kisah mistis Gedung Sate : 

1. Ada Jenazah yang Tertinggal

Kisah mistis Gedung Sate yang pertama yaitu ada jenazah yang tertinggal. Apabila kalian berkunjung ke sana, maka akan melihat di halaman depan Gedung Sate, tugu bertuliskan, "Dalam mempertahankan Gedung Sate terhadap serangan pasukan Gurhaka tanggal 3 Desember 1945, tujuh pemuda gugur dan dikubur oleh pihak musuh di halaman ini. 

Bulan Agustus tahun 1952, diketemukan jenazah Suhodo, Didi, dan Muchtarudin, yang kemudian dimakamkan kembali di Taman Makam Pahlawan Cikutra. Jenazah Rana, Subengat, Surjono dan Susilo tetap berada di sini." Bandung, 31 Agustus 1952. 

Banyak orang meyakini bahwa banyak jenazah yang dikubur di sana tetapi tidak ditemukan. Maka dari itu, penjaga Gedung Sate kerap merasakan kehadiran sosok pemuda berpenampilan kuno saat malam hari.

2. Terdapat Lorong Misterius

Kisah mistis Gedung Sate berikutnya yaitu lorong misterius. Terdapat sebuah mitos yang mengatakan bahwa Gedung Sate memiliki sebuah lorong bawah tanah yang dipercaya terhubung langsung dengan rumah dinas Gubernur Jawa Barat, yaitu Gedung Pakuan. Lorong ini pun telah ada sejak pertama kali gedung ini dibangun.

Mitos yang beredar yaitu lorong yang terdapat dalam Gedung Sate ini dijadikan sebagai tempat para tawanan perang yang dibiarkan begitu saja hingga akhirnya meninggal secara tragis dan membusuk.

Mitos ini tentu saja menjadi cerita yang cukup mendapat perhatian. Hal ini dikarenakan di Gedung Sate terdapat satu ruangan yang tidak pernah dibuka untuk umum. Ruangan tersebut ada di lantai dasar dan tentu saja mengundang rasa penasaran bagi para wisatawan.

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: