Keluarga Yakin Yosef Tak Terlibat dalam Pembunuhan Ibu dan Anak di Subang
SUBANG, iNews.id - Kasus pembunuhan ibu dan anak, Tuti Suhartini (55) dan Amelia Mustika Ratu (23) di Jalancagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat telah memasuki hari ke 54. Namun hingga kini polisi belum berhasil mengungkap kasus pembunuhan sadis yang terjadi pada Rabu 18 Agustus 2021 lalu itu.
Keluarga korban berharap polisi dapat segera mengungkap kasus dan menangkap pelaku pembunuhan terhadap almarhumah Tuti dan Amelia.
Sampai saat ini, polisi masih terus berupaya melakukan pendalaman untuk menguak misteri kasus pembunuhan tersebut. Namun Polres Subang tak bersedia memberikan keterangan terkait pemkembangan penyelidikan kasus ini.
Mulyana, adik kandung Yosef Hidayah mengatakan, keluarga besar korban sangat berharap kepolisian segera mengungkap kasus pembunuhan kakak ipar dan keponakannya ini.
Setahun terakhir, kata Mulyana, jarang berkomunikasi dengan keluarga kakaknya, termasuk dengan almarhumah Tuti dan Amelia. "Kakak sendiri (Yosef) kalau ada apa-apa tidak pernah bilang. Dia sendiri (Yosef) tidak pernah terbuka soal rumah tangganya. Tertutup kan gitu, seperti itu," kata Mulyana, Senin (11/10/2021).
Ditanya tentang respons terkait sikap masyarakat yang menyudutkan Yosef, Mulyana menganggap hal itu hal wajar. Sebab, masyarakat tidak tahu peristiwa yang sebenarnya.
Masyarakat, ujar Mulyana, hanya melihat dari pemberitaan-pemberitaan di media massa. Sedangkan kenyataan yang sebenarnya terjadi seperti apa, mereka tidak mengetahui.
"Mun ceuk bahasa Sunda mah kieu lah, eceuk jeung ceunah hasilna sugan. Kan baru kira-kira ya. Kira-kira seperti itu," ujar Mulyana.
Dia berharap kakaknya, Yosef Hidayah lebih tabah dalam menghadapi ujian dan cobaan ini. Sebab, semua manusia itu ada proses. "Saya yakin, di agama juga ada. Allah SWT tidak akan memberikan salah satu cobaan kepada manusia yang tidak sesuai kemampuannya," tuturnya.
Mulyana mendoakan semoga dengan cobaan ini, walaupun muncul berbagai fitnah yang menyudutkan Yosef, menjadi berkah bagi dia sehingga kasus ini cepat terungkap.
"Karena saya yakin, saya sendiri sering komunikasi dengan kakak. Sejak tanggal 18, waktu kejadian, dia tidak pernah jauh dari saya. Ke mana-mana, aktivitas di lapangan, ikut golf, saya juga dibawa," ucap Mulyana.
Mulyana menyatakan, baik secara pribadi maupun keluarga, punya keyakinan, dari awal 15 sampai 18 Agustus 2021, Mulyana mengikuti perjalanan Yosef. "Insya Allah dengan pengakuan dia, di bawah sumpah, saya yakin dia tidak terlibat dalam hal ini (pembunuhan terhadpa Tuti dan Amelia)," ujarnya.
"Mudah-mudahan kasus ini cepat terungkap. Profesional. Siapapun pelakunya. Doakan saja, mudah-mudahan ini cepet terungkap. Itu harapan saya, dari keluarga. Penyidik kepolisian yang antusias (dalam melakukan penyelidikan), saya yakin, insya Allah suatu saat pasti ini bisa terungkap," tutur Mulyana.
Diberitakan sebelumnya, sementara itu, Yosef Hidayah, melakukan ziarah ke makam almarhumah Tuti dan Amelia pada Jumat (8/10/2021) sore. Selama memanjatkan doa di makam almarhumah, Yosef menangis. Matanya sembab dan suaranya bergetar saat berdoa.
Seusai ziarah, Yosef mengatakan, optimistis pelaku pembunuhan sadis terhadap anak dan istrinya itu segera terungkap. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada Polri yang begitu intensif melakukan penyelidikan dan memperhatikan kasus pembunuhan yang menimpa Tuti dan Amelia, dari awal kasus terjadi sampai hari ini.
"Mudah-mudahan apa yang diharapkan oleh semua pihak berjalan lancar. Kami percaya kepada kepolisian, 100.000 persen saya percaya, mudah-mudahan ini cepat terungkap. Itu aja," kata Yosef.
Sementara itu, polisi sangat berhati-hati dalam melakukan penyelidikan. Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, belum bisa memastikan bukti baru yang diperoleh penyidik mengarah ke pelaku atau tidak.
Namun penyidik tetap berupaya mencari tersangka dalam kasus pembunuhan keji yang terjadi di Kampung Ciseuti, Desa/Kecamatan Jalancagak, Subang pada Rabu 18 Agustus 2021 itu.
"Insya Allah (bukti dan petunjuk mengarah ke tersangka). Saya tidak bisa berandai-andai mengarah atau tidaknya. Tetapi kami (penyidik) akan upayakan mencari tersangkanya," kata Kabid Humas Polda Jabar kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Editor: Agus Warsudi