Imbas Konflik Berkepanjangan, Muncul Seruan Save Partai Golkar KBB di Medsos

Adi Haryanto · Selasa, 25 Mei 2021 - 19:19:00 WIB
Imbas Konflik Berkepanjangan, Muncul Seruan Save Partai Golkar KBB di Medsos
Seruan gerakan penyelamatan Partai Golkar KBB yang beredar di media sosial. (Foto: Istimewa)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Sejumlah kader, organisasi sayap partai, hingga pengurus DPD Golkar KBB, ramai-ramai menyerukan gerakan menyelamatkan Partai Golkar KBB di media sosial (medsos). Pamflet seruan penyelamatan partai tersebut ramai muncul di medos pada Senin (25/5/2021). 

Pamflet itu digunakan sebagai foto muka atau profil media sosial orang-orang yang mengunggahnya dan terlihat tulisan 'Save Golkar KBB'.

Beredarnya seruan itu disinyalir imbas dari polemik pemilihan Ketua DPD Golkar KBB pada Musyawarah Daerah (Musda) IV yang digelar 30 Agustus 2020 lalu. Saat itu sejumlah pengurus kecamatan menolak keputusan Musda yang berujung persoalan ini dibawa ke Mahkamah Partai.

"Kita ingin pengurus jangan terbawa arus kubu-kubuan. Kita satu keluarga jangan sampai karena beda dukungan calon ketua, saling nyanyi dan bermusuhan," kata salah satu kader yang ikut mengunggah pamflet tersebut, Deniswara, Selasa (25/6/2021).

Dia tidak menampik bahwa perselisihan pemilihan Ketua DPD berdampak pada terbelahnya Partai Golkar KBB. Bahkan ini meruncing jadi permusuhan. Oleh karena itu, pamflet tersebut jadi seruan bagi kader untuk bersatu lagi. 

"Kemarin saya kencang, agar mereka jangan kaya anak-anak bermusuhan, terus ada kelompok ini kelompok itu. Masa dengan kubu sendiri saling musuhi atau saling blok-blokkan, kan gak bagus buat partai," ujarnya. 

Juru Bicara Ketua Forum Pengurus Kecamatan (PK) Golkar KBB, Doni Ramlan mempertanyakan kampanye Save Partai Golkar KBB. Dia menilai saat ini Golkar KBB masih baik-baik saja. Adapun soal sengketa hasil Musda, semua kader sama-sama menunggu putusan Mahkamah Partai. 

"Hak kader mau bikin apapun. Tapi rasanya tidak perlu ada Save Partai Golkar, karena saat ini partai Golkar KBB baik-baik saja," kata dia. 

Menurutnya, semua tahu bahwa polemik internal ini sedang diselesaikan melalui konstitusi organisasi partai. Itu mesti dihormati dan sama-sama ditunggu hasilnya seperti apa. Jadi kondisi itu tidak lantas bisa disimpulkan bahwa Golkar KBB dalam ancaman bahaya sehingga perlu diselamatkan. 

"Perbedaan pendapat dan pilihan dalam partai merupakan hal lumrah, Golkar terbiasa dengan kondisi ini. Tapi tak perlu dijadikan suatu ancaman atau hal yang dikhawatirkan,"  ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: