Harus Bayar Gaji Karyawan, Pemilik Kafe di Cimahi Nekat Gelar Acara Musik saat PPKM

Adi Haryanto ยท Senin, 23 Agustus 2021 - 18:21:00 WIB
Harus Bayar Gaji Karyawan, Pemilik Kafe di Cimahi Nekat Gelar Acara Musik saat PPKM
Pelanggar PPKM Level 4 saat menjalani sidang tipiring akibat menggelar acara musik di Kota Cimahi. (Foto: MPI/Adi Haryanto)

CIMAHI, iNews.id - Pemilik kafe di Jalan Ria, Kota Cimahi, didenda dalam sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring), yang digelar di Pendopo DPRD Kota Cimahi, Senin (23/8/2021). Pasalnya, kafe tersebut nekat melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 dengan menggelar acara musik. 

"Saya didenda Rp500.000 karena melanggar PPKM Level 4. Ada acara musik sehingga dianggap terjadi kerumunan," kata pemilik kafe, Fajri Fathurahman, usai sidang. 

Dia mengakui kesalahannya dalam sidang tersebut dan bersedia membayar denda yang sudah diketuk palu. Acara musik itu digelar pada 17 Agustus 2021 atau saat HUT ke-76  Kemerdekaan Republik Indonesia. Ada rekan-rekannya yang menggelar acara musik akustik dan menimbulkan kerumunan. 

Fajri mengetahui jika selama PPKM Level 4 dilarang membuat acara yang berpotensi menimbulkan kerumunan. Namun dia beralasan saat itu butuh pemasukan untuk menggaji karyawannya. Bahkan untuk memenuhi syarat protokol kesehatan, semua tamu yang hadir sudah menunjukkan sertifikat vaksin Covid-19. 

"Ya itu salah, tapi saya memang butuh pemasukan untuk menggaji karyawan, kan kondisi lagi susah gini," ucap dia. 
 
Kepala Bidang Penegakan Peraturan Daerah (Perda) Satpol PP dan Damkar Kota Cimahi, Muhammad Samsul menerangkan, berdasarkan laporan dari Satgas Penanganan Covid-19 di kelurahan, kafe tersebut sudah diperingatkan untuk tidak menggelar acara yang menimbulkan kerumunan. 

Namun pihak pengelola tetap bersikukuh menggelar acara musik tersebut. Momennya juga pas hari kemerdekaan RI dan malah melanggar protokol kesehatan. Selain itu pihaknya juga memberikan sanksi kepada pelanggar Peraturan Daerah (Perda) tentang Izin Mendirikan Bangunan (IMB). 

"Ada enam pelanggar Perda IMB yang juga disidang tipiring. Kalau yang pelanggaran PPKM Level 4 hanya satu kafe, dengan denda Rp500.000 karena sudah diperingatkan tapi masih membandel," katanya. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: