get app
inews
Aa Text
Read Next : Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Segera Digelar di Majalengka, Tunggu Izin Bupati

Distribusi Lambat, Vaksinasi Remaja di Majalengka Baru Sentuh 7.341 Orang

Senin, 23 Agustus 2021 - 17:32:00 WIB
Distribusi Lambat, Vaksinasi Remaja di Majalengka Baru Sentuh 7.341 Orang
Salah seorang remaja di Kabupaten Majalengka saat mendapat vaksinasi Covid-19. (Foto: iNew.id/Inin Nastain)

MAJALENGKA, iNews.id - Cakupan vaksinasi Covid-19 dari kalangan remaja rentang usia 12 sampai 17 tahun di Kabupaten Majalengka, masih sangat rendah. Sampai saat ini remaja yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama sebanyak 7.341 dari jumlah sasaran 124.701 orang.

Sekretaris Dinas Kesehatan Agus Susanto mengatakan, per hari ini, Senin (22/8/2021), jumlah remaja yang sudah menjalani vaksinasi dosis pertama sebanyak 7.341 orang, atau baru 6 persen dari total sasaran. Kendati belum semua tersentuh dosis 1, tetapi ada sebagian yang sudah menjalani vaksinasi dosis 2.

“Yang sudah dosis 2 dari kalangan remaja sebanyak 838 orang, atau sekitar 1 persen,” kata Agus kepada MPI, Senin (23/8/2021).

Dijelaskannya, antusias masyarakat, khususnya kalangan remaja untuk divaksin sebenarnya cukup bagus. Namun, di lapangan ada sejumlah kendala, sehingga prosentasi vaksinasi remaja masih minim.

“Kendalanya distribusi sampai hari ini terlambat. Banyak sekolah yang menunggu,” kata dia.

Dijelaskannya, khusus untuk kalangan pelajar, berdasar arahan dari Kemenkes, vaksin yang digunakan adalah Sinovac. Namun, karena distribusi nya tersendat, sampai saat ini program vaksinasi untuk remaja itu tidak bisa dijalankan sesaui dengan rencana.

“Puskesmas dan pihak sekolah menyusun ulang jadwal. Begitu tersedia, akan segera dilaksanakan. Rencannya pekan depan akan ada pengiriman lagi,” ujar dia.

“Untuk jenis vaksin yang digunakan itu, remaja Vaksin Sinovac, masyarakat umum Astrazeneca dan disabilitas Vaksin Sinopharm. Nah, untuk masyarakat umum, ketika mau divaksin silakan datang saja ke puskesmas terdekat,” ujar dia.  

Sementara, dalam suatu kesmepatan, Bupati Karna Sobahi mengingatkan bahwa Sekolah bisa melaksanakan belajar tatap muka terbatas dengan syarat tertentu. Vaksinasi jadi salah satu syarat yang harus dipenuhi sebelum belajar tatap muka itu dilaksanakan

Editor: Asep Supiandi

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya

iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut