Gegara Jalan Rusak di Wilayah Selatan KBB, Warga Lampiaskan Kekesalan di Medsos

Adi Haryanto ยท Kamis, 27 Mei 2021 - 17:20:00 WIB
Gegara Jalan Rusak di Wilayah Selatan KBB, Warga Lampiaskan Kekesalan di Medsos
Rusaknya jalan di wilayah selatan KBB sudah terjadi lama dan tidak ada perbaikan dari pemerintah sehingga membuat warga kesal dan marah. (Foto: MPI/Adi Haryanto)

BANDUNG BARAT, iNews.id - Jalan rusak sepanjang kurang lebih 71 kilometer di wilayah selatan Kabupaten Bandung Barat (KBB) membuat citra Pemkab Bandung Barat turun. Kondisi jalan yang rusak dari mulai Kecamatan Cihampelas hingga Rongga menjadi sasaran kekesalan warga yang ditumpahkan di media sosial.

Bahkan, di akun instagram Plt Bupati KBB, Hengki Kurniawan menjadi sasaran kekecewan warga melalui komentar pedas terkait kerusakan jalan di wilayah selatan tersebut.

Salah seorang warga Cihampelas, Deni (36) mengakui jika masalh utama masyarakat selatan KBB adalah jalan. Setiap hari masyarakat harus berjibaku dengan buruknya infrastruktur jalan, yang bertambah parah di kala musim penghujan. 

"Jalan kan terasa dan terlihat, jadi wajar kalau warga kesal dan banyak yang mencibir kinerja pemda karena memang tidak perhatian terhadap keluhan warga," tuturnya, Kamis (27/5/2021).

Warga lainnya, Akbar (19) menyebutkan, setiap hari dia beraktivitas dari Cililin ke Cimahi. Kerusakan jalan paling banyak dilihat di antara BBS hingga Manapa dimana lubang-lubang jalan yang sangat besar dan banyak bertebaran di tengah jalan. Akibatnya sering terjadi kecelakaan dan kemacetan yang menghambat aktivitas warga. 

"Kalau jalan bagus paling 45 menit sampai, tapi gara-gara jalan rusak sekali jalan bisa 1,5 jam. Ini mesti jadi perhatian pemda, yang janjinya mau bangun jalan di selatan leucir (mulus)," ucapnya. 

Secara terpisah, Asisten Daerah (Asda) II Pemkab Bandung Barat, Maman Sulaeman mengatakan, dalam waktu dekat jalan di selatan KBB akan diperbaiki. Diakuinya rusaknya jalan yang dibiarkan bertahun-tahun itu mengantarkan efek domino bagi warga selatan di KBB. 

Jika Pemkab KBB tidak segera melakukan perbaikan, sangat dimungkinkan adanya krisis kepercayaan dari masyarakat ke pemerintah. Bahkan sebelumnya banyak suara-suara minor yang jika jalan tidak diperbaiki wilayah selatan KBB ingin memisahkan diri. 

"Rusaknya jalan menghambat laju ekonomi masyarakat. Mereka harus mengalami waktu tempuh jauh lebih lama untuk mengantar bahan baku ekonomi ke kota. Akibatnya potensi ekonomi jadi terhambat. Insya Allah kalau jalan sudah diperbaiki, bisa membantu percepatan ekonomi maupun pembangunan di wilayah selatan," tuturnya. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: