Demam Berdarah Dengue Ancam Karawang, 270 Kasus Terjadi hingga Mei 2021

Nilakusuma · Senin, 24 Mei 2021 - 12:32:00 WIB
Demam Berdarah Dengue Ancam Karawang, 270 Kasus Terjadi hingga Mei 2021
Wabup Karawang, Aep Syaepuloh meninjau langsung pelaksanaan fogging di Perum Graha Puspa, Karawang. (Foto: iNews.id/Nilakusuma)

KARAWANG, iNews.id - Kasus demam berdarah dengue (DBD) mulai mengancam Kabupaten Karawang. Sebanyak 270 kasus DBD terjadi di Karawang hingga Mei 2021.

Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh pun meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) mewaspadai penyakit demam berdarah dangue (DBD). Meski saat ini, Dinkes masih fokus penangangan Covid-19, namun kasus DBD harus tetap mendapat penanganan serius.

"Jangan lengah dalam penanganan BDD karena kasusnya terus bertambah. Setiap puskesmas harus menangani kasus BDB agar tidak menyebar luas. Saya sudah minta agar tenaga fogging diturunkan segera di wilayah rawan DBD" kata Aep saat meninjau pelaksanaan fogging di Perumahan Graha Puspa Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat, Senin (24/5/2021).

Menurut Aep, sejak Januari hingga Mei 2021 terdapat 270 kasus DBD dan satu orang meninggal dunia. Selain melakukan fogging, puskesmas juga diminta mengedukasi masyarakat membersihkan lingkungannya dari tempat bersarang jentik nyamuk. 

"Harus melibatkan elemen masyarakat agar gotong royong membersihkan lingkungan. Para camat atau kepala desa bisa mengajak masyarakatnya membersihkan lingkungan," katanya. 

Aep mengatakan  wilayah yang paling rawan terjangkit DBD di antaranya Kecamatan Telukjambe Timur, Klari, Karawang Barat, Karawang Timur, dan Cikampek. Untuk menghentikan penyebarannya masyarakat juga harus digerakan. 

"Jangan sampai menyebar lagi harus ada tindakan serius dari sekarang," katanya.   

Editor : Asep Supiandi