Dampak Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan di Jabar Meningkat Jadi 9,7 Persen

Dicky Wismara · Selasa, 19 Oktober 2021 - 10:14:00 WIB
Dampak Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan di Jabar Meningkat Jadi 9,7 Persen
Gubernur Jabar Ridwan Kamil membagikan langsung paket sembako kepada masyarakat terdapat pandemi Covid-19. (Foto: iNews/DICKY WISMARA)

BANDUNG, iNews.id - Pandemi Covid-19 tak hanya berdampak terhadap kesehatan, tetapi juga meningkatnya angka kemiskinan di Jawa Barat (Jabar). Dinas Sosial (Dinsos) Jabar mencatat angka kemiskinan di Jabar meningkat dari 6,8 persen pada 2019 menjadi 9,7 persen pada 2021.

"Angka kemiskinan hingga September 2019 mencapai 6,8 persen. Pada 2020, angka kemiskinan meningkat menjadi 8,4 persen dan pada 2021 sebesar 9,7 persen," kata Kepala Dinasos Jabar Dodo Suhendar, Selasa (19/10/2021).

Dodo Suhendar menyatakan, selain penanganan kesehatan dengan pengendalian Covid-19, Dinsos Jabar memberikan beragam bantuan, di luar program pemerintah pusat. Di antaranya memberikan paket bantuan tunai dan non-tunai 4 kali berturut–turut selama pandemi Covid-19.

"Di antaranya bantuan uang tunai Rp150.000 dan sembako senilai Rp300.000. Untuk bantuan ketiga ada penurunan Rp100.000 dan sembako Rp250.000. Sementara bantuan ke empat berupa uang tunai Rp100.000 kepada 1,9 juta penduduk Jabar," ujar Dodo Suhendar.

Sebelum pandemi Covid-19, tutur Kandinsos Jabar, penerima bantuan di Jabar hanya 15 persen dari total penduduk Jabar. Selama pandemi meningkat menjadi tiga kali lipat atau 72 persen.

Editor : Agus Warsudi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: