Besok, Ratusan Sekolah di Kota Bandung Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Arif Budianto ยท Minggu, 06 Juni 2021 - 12:13:00 WIB
Besok, Ratusan Sekolah di Kota Bandung Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka
Ilustrasi uji coba sekolah tatap muka. (Foto: Ist)

BANDUNG, iNews.id - Sebanyak 319 sekolah di Kota Bandung bakal melaksanakan uji coba Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) mulai besok, Senin (7/6/2021). Rencananya, uji coba bakal dilakukan selama dua pekan hingga 18 Juni 2021 mendatang. 

Uji coba akan diikuti sekitar 319 sekolah dari setingkat TK, SD, SMP, hingga level SMA. Berlaku untuk sekolah yang telah dipilih, baik sekolah negeri, swasta, SLB, maupun sekolah formal di bawah Kementerian Agama.

Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menyatakan, pada uji coba PTMT akan menyoroti kesiapan proses pembelajaran. Selain infrastruktur penunjang protokol kesehatan, juga bakal dipantau penerapan skema pola pembelajaran. 

"Mulai dari perilaku tenaga pengajar, siswa, dan pengaturan proses belajar. Kemudian infrastrukturnya dan sebagainya," ucap Ema.

Sebelumnya, pihaknya telah melakukan pengarahan diikuti oleh 319 sekolah di semua jenjang yang lolos terverifikasi tim monitoring dan evaluasi (monev) gabungan Dinas Pendidikan dengan Dinas Kesehatan, serta Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan dan aparat kelurahan. Pengarahan ini juga diikuti oleh perwakilan DPD Kota Bandung, Komite Sekolah, Satpol PP, dan Kementerian Agama Kota Bandung.

Perlu diketahui, di kota Bandung terdapat 3.523 sekolah pada semua jenjang. Semua sekolah mengisi daftar periksa melalui laman Data Pokok Pendidikan (Dapodik) melalui aplikasi Sistem Informasi Data pendidikan (Simdik). Hasilnya, ada 654 sekolah yang lolos penjaringan secara administrasi. Setelah monev langsung ke lapangan, didapatkan 319 sekolah yang siap melaksanakan PTMT.

"Disdik, Dinkes dan semua camat kompak, mereka sudah koordinasi secara maksimal. Mulai dari seleksi administrasi kemudian ada proses filterisasi. Sebanyak 319 sekolah inilah yang pada 7-18 juni akan melakukan simulasi," ujar Ema.

Dia menegaskan, lewat uji coba nanti akan dipantau kelayakan 319 sekolah dalam melaksanakan PTMT. Sebab, siswa akan turut hadir sebagai peserta didik dengan jumlah sebanyak 10-25 persen dari kapasitas.

"Kesiapan sekolah itu sarana dan prasarana fasilitas pendukung prokes. Tetapi harus juga diperhatikan sistem pembelajaran hanya 2x60 menit, pembagian shift, tidak ada kantin, siswa bawa makanan dan minuman masing-masing, tidak ada PKL. Itu harus dibuktikan," ujarnya.

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2

Bagikan Artikel: