Belasan Orang Terjangkit DBD, Perum Graha Karawang Dapat Advokasi Kesehatan

Nilakusuma · Senin, 31 Mei 2021 - 12:00:00 WIB
Belasan Orang Terjangkit DBD, Perum Graha Karawang Dapat Advokasi Kesehatan
Warga Perumahan Graha Puspa RW 03 Kelurahan Karangpawitan Kecamatan Karawang Barat mendapat advokasi kesehatan setelah 14 warganya terjangkit DBD. (Foto: iNews.id/Nilakusuma)

KARAWANG, iNews.id - Warga di Perumahan Graha Puspa, RW 03 Kelurahan Karangpawitan, Kecamatan Karawang Barat mendapat advokasi kesehatan demam berdarah dangue (DBD), Senin (31/5/2021). Perumahan Graha Puspa menjadi prioritas penanganan DBD setelah 14 warga terserang DBD beberapa waktu lalu.

Advokasi kesehatan ini dilakukan Dinas Kesehatan Karawang, dengan harapan angka penyebaran DBD dapat ditekan dan tidak meluas.

Kepala Kelurahan Karangpawitan, S Dodo Wijaya mengatakan, Perumahan Graha Puspa paling banyak diserang DBD dibandingkan lingkungan lainnya. Padahal, perumahannya termasuk elite dan bersih, namun sudah 14 warga yang terserang DBD. 

"Di kita ada 25 RW dan RW 3 Graha Puspa paling banyak warganya terserang DBD," katanya.

Menurut Dodo, advokasi kesehatan yang dilakukan Dinas Kesehatan adalah untuk mensinergikan masyarakat, mulai dari kepengurusan RW, RT, Posyandu dan Karang Taruna setempat menghadapi bahaya DBD. Semua warga diminta aktif melakukan pencegahan DBD di lingkungannya. 

"Pihak Dinkes memberikan sosialisasi tentang DBD dan pencegahannya," katanya.

Sementara itu, Ketua RT 01/03 Perumahan Graha Puspa, Hendi mengatakan, warganya secara bergiliran mendapat serangan DBD di lima RT. Tercatat sudah ada 14 warganya yang masuk rumah sakit setelah terjangkit DBD. 

"Padahal kita sudah fogging sampai dua kali untuk mencegah DBD. Tapi tetap saja warga kami terserang DBD," ujar dia.

Menurut Hendi, Perumahan Graha Puspa sudah dikunjungi oleh Wakil Bupati Karawang, Aep Syaepuloh setelah warganya banyak terjangkit DBD. Bahkan wakil bupati meminta dinas kesehatan mengambil langkah serius menekan penyebaran DBD. 

"Mungkin advokasi kesehatan ini bagian dari pencegahan DBD. Kami mah senang karena pemerintah peduli dengan warganya," katanya.  

Editor : Asep Supiandi