Banjir Karawang Putuskan Jalur Darat, BNPB Kirim Bantuan Logistik via Udara

Sindonews, Binti Mufarida · Senin, 22 Februari 2021 - 16:34:00 WIB
Banjir Karawang Putuskan Jalur Darat, BNPB Kirim Bantuan Logistik via Udara
Kepala BNPB Doni Monardo dan Menko PMK Muhadjir Effendy meninjau lokasi banjir di Desa Krangligar, Teluk Jambe, Karawang Barat, Jawa Barat, Minggu (21/2/2021). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berencana mengirimkan bantuan logistik untuk korban banjir di Kabupaten Karawang, melalui udara. Hal itu dilakukan lantaran akses darat sulit ditembus akibat direndam banjir. 

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir mengatakan, untuk bantuan logistik terutama kebutuhan sehari-hari para pengungsi, BNPB segera menyuplai kebutuhan tersebut lewat udara. 

“Untuk kebutuhan kehidupan sehari-hari, untuk para pengungsi dan mereka yang terkepung banjir, nanti bapak Kepala BNPB (Doni Monardo) akan menyuplai kebutuhan melalui udara terutama untuk daerah jalan daratnya terputus,” kata Muhajir didampingi Kepala BNPB Doni Monardo saat meninjau lokasi banjir di Kabupaten Karawang, Senin (22/2/2021).

Mereka meninjau lokasi jebolnya tanggul Sungai Citarum dan sejumlah titik terdampak banjir lainnya di wilayah Jawa Barat. Mereka menggunakan helikopter dari Halim Perdana Kusuma.

Kepala BNPB Doni Monardo mengatakan, BNPB akan mengkoordinasikan terutama untuk memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak dan evakuasi kepada masyarakat yang memiliki gangguan kesehatan. 

“Jadi mohon kiranya masyarakat yang memerlukan bantuan evakuasi segera mencari helipad yang relatif lebih aman agar segera kami evakuasi dari bencana. Kemudian juga masyarakat yang lansia, ibu hamil, ini juga akan mendapatkan prioritas untuk dilakukan langkah-langkah penanganan,” kata Doni.

Sementara itu, Doni menuturkan, logistik siap saji telah dipersiapkan dan langsung didistribusikan ke titik pengungsian. 

“Logistik kita akan menghimpun pertama dari Halim ini, restaurant dan cafe-cafe yang ada kita minta untuk mempercepat persiapan logistik siap saji. Helikopter sudah siap dan kita drop ke lapangan,” tutur mantan Pangdam III/Siliwangi ini.

Diberitakan sebelumnya, pada Minggu (21/2), pukul 01.00 WIB, terjadi curah hujan tinggi sehingga tanggul Sungai Citarum di Pebayuran, Kabupaten Bekas yang berbatasan dengan Karawang jebol. Air Sungai Citarum yang meluap menyebabkan banjir di sejumlah desa di Kabupaten Bekasi dan Karawang.

Editor : Agus Warsudi