Asal Patuhi Syarat Ini, Pedagang di Garut Boleh Berjualan di Malam Hari  

Antara · Jumat, 30 Juli 2021 - 19:41:00 WIB
Asal Patuhi Syarat Ini, Pedagang di Garut Boleh Berjualan di Malam Hari  
Kepala Disperindag ESDM Kabupaten Garut Nia Gania Karyana, saat menyampaikan bolehnya pedagang berjualan malam hari, asal dengan pembatasan. (Foto : Antara)

GARUT, iNews.id - Para pedagang di Kabupaten Garut akhirnya bisa berjualan di malam hari dengan syarat mematuhi protokol kesehatan (prokes). Mereka juga harus mematuhi batas jam operasional karena masih Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

"Pelaku usaha malam hari diperbolehkan, kegiatannya dibatasi sampai dengan jam 9 malam, jadi tidak begitu bebas," kata Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag ESDM) Kabupaten Garut Nia Gania Karyana di Garut, Jumat (30/7/2021).

Sebelumnya, kata dia, saat dilaksanakan PPKM Darurat penegakkannya sangat ketat seperti pemberlakukan larangan berjualan saat malam maupun siang, terutama bagi pedagang bukan makanan.

Namun PPKM Level 3 saat ini, kata dia, ada penyesuaian aturan bagi pedagang di kawasan perkotaan Garut yakni membolehkan berjualan dengan syarat mematuihi prokes seperti memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumun.

"Misalkan sekarang Pasar Ceplak (kawasan kuliner malam), restoran, kafe semua sudah berjalan dengan tetap mematuhi prokes," katanya.

Selain membolehkan berjualan malam hari, kata Gania, dalam aturan PPKM Level 3 membolehkan juga pedagang kaki lima berjualan di kawasan perkotaan Garut.

Selain itu, lanjut dia, pedagang yang bukan makanan di pasar sudah kembali berjualan, bahkan saat ini terpantau aktivitas masyarakat di pasar seperti biasa.

"Pasar juga dibatasi tutup sampai jam 5 (sore) sesuai prokes dan terlihat aktivitas sekarang nyaris tidak kelihatan PPKM," katanya.

Dia menambahkan, kegiatan usaha lain seperti ekspor di Garut berjalan seperti biasa tidak ada hambatan di masa PPKM Level 3.

"Sektor perindustrian, seperti ekspor 100 persen berjalan," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi