7 Pengedar Narkoba Ditangkap di Sumedang, Polisi Sabu dan Ganja

Agus Warsudi · Kamis, 13 Januari 2022 - 07:32:00 WIB
7 Pengedar Narkoba Ditangkap di Sumedang, Polisi Sabu dan Ganja
Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto menunjukkan narkoba yang disita dari para tersangka pengedar. (Foto: Humas Polres Sumedang)

SUMEDANG, iNews.id - Tujuh pengedar narkoba jenis sabu dan ganja ditangkap anggota Satres Narkoba Polres Sumedang. Dari tangan ketujuh tersangka, penyidik menyita 29,5 gram sabu dan 250 gram ganja.

Kapolres Sumedang AKBP Eko Prasetyo Robbyanto mengatakan, lima pengedar narkoba jenis sabu yang ditangkap berinisial MF, JJ, IG, FK, dan ADK. Sedangkan dua pengedar ganja berinisial, CK dan TK.

"Pengedar sabu MF, JJ, IG, FK dan pelaku ADK ditangkap ditangkap pada Senin (3/1/2022) dan Kamis (6/1/2022). Sedangkan pengedar ganja CK, dan TK diringkus pada Sabu (8/1/2022). Mereka ditangkap di tempat umum dan di rumahnya," kata Kapolres Sumedang didampingi Kasatres Narkoba AKP Bagus Panuntun dalam konferensi pers, Rabu ( 12/1/2022 ).

Dari ketujuh pelaku tersebut, ujar AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, satu merupakan warga Sumedang dan enam lainnya tinggal di Kabupaten Bandung. Tetapi mereka mengedarkan barang haram di wilayah hukum Polres Sumedang.

"Modus Operandi yang dilakukan dengan cara menempelkan atau menyimpan narkoba (pesanan pecandu) di suatu tempat. Dari para tersangka, petugas menyita 29,5 gram sabu dan 290,5 gram ganja," ujar AKBP Eko Prasetyo Robbyanto.

Akibat perbuatannya, tutur Kapolres Sumedang, ketujuh tersangka disangkakan melanggar Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika. 

“Ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp1 miliar dan denda paling banyak Rp10 miliar," tutur Kapolres Sumedang.

Selain itu, kata AKBP Eko Prasetyo Robbyanto, para pelaku juga dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 111 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1) Huruf a Undang-undang RI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika.

“Dengan pasal ini, mereka terancam hukuman paling singkat empat tahun penjara dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp800 juta dan denda paling banyak Rp8 miliar," ucapnya.

Editor : Agus Warsudi

Bagikan Artikel: