3 Oknum Wartawan Diadukan ke Polres Garut, Diduga Cemarkan Nama Baik dan Peras Ketua Apdesi

fani ferdiansyah ยท Kamis, 10 November 2022 - 20:57:00 WIB
3 Oknum Wartawan Diadukan ke Polres Garut, Diduga Cemarkan Nama Baik dan Peras Ketua Apdesi
Sekretaris DPC Apdesi Kabupaten Garut Riki Ismail Barokah menunjukkan surat pengaduan kasus pencemaran nama baik terhadap salah satu kepala desa yang dilakukan tiga orang mengaku wartawan di Mapolres Garut. (Foto: iNews.id/Fani Ferdiansyah)

GARUT, iNews.id - Tiga oknum mengaku wartawan diadukan ke Polres Garut oleh Ketua DPK Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Karangpawitan Dedi Suryadi, Kamis (10/11/2022). Mereka diduga mencemarkan nama baik malalui media sosial dan media massa serta melakukan pemerasan.

Ketua DPK Apdesi Karangpawitan, Kabupaten Garut, Dedi Suryadi dan beberapa kepala desa mengadukan tiga oknum wartawan ke polisi, Kamis (10/11/2022). Mereka diadukan karena diduga telah mencemarkan nama baik Apdesi Karangpawitan di media elektronik atau media massa. 

Proses pengaduan dilakukan oleh Ketua DPK Apdesi Karangpawitan Dedi Suryadi, yang didukung para kepala desa dan pengurus Apdesi Kabupaten Garut. Sekretaris DPC Apdesi Kabupaten Garut Riki Ismail Barokah, menjelaskan para pengurus DPC Apdesi Kabupaten Garut bersama sejumlah kepala desa kompak memberikan dukungannya dalam kasus ini. 

Langkah hukum, lanjut Riki, mesti ditempuh sebagai pembelajaran bagi setiap orang mengaku wartawan dan oknum yang melakukan tindakan melanggar kode etik jurnalistik, seperti mencemarkan nama baik dan pemerasan. 

"Melaporkan tiga orang mengaku-ngaku sebagai wartawan, yaitu W, S dan F, yang telah mencemarkan nama baik serta berusaha memeras Ketua DPK Apdesi Karangpawitan. Mereka masih dari satu media yang sama," kata Riki pada MNC Portal Indonesia (MPI) di Mapolres Garut. 

Tak hanya memberikan dukungan, Riki memastikan DPC Apdesi Kabupaten Garut akan memberikan pendampingan hukum terhadap Ketua Apdesi DPK Karangpawitan. 

"Pelaporan hari ini juga didampingi oleh Ketua Bidang Hukum DPC Apdesi Kabupaten Garut, harapannya bahwa kami ingin kasus ini diproses sampai tuntas. Semoga Polres Garut bisa memproses, lalu benar atau salah itu bergantung pada hakim, tapi kami berupaya mencari keadilan atas nama Ketua DPK Karangpawitan," ujarnya. 

Dia mengungkapkan kasus pencemaran nama baik itu bermula dari perbuatan salah satu terlapor melalui media elektronik. Orang tersebut telah menuding Ketua DPC Apdesi Karangpawitan melakukan pemerasan terhadap para kepala desa di Karangpawitan.

"Tudingan itu sama sekali tidak terbukti karena saya telah memintai keterangan dari para kepala desa. Terlebih narasi yang ditulis terkesan seperti opini," ucapnya. 

Oleh karenanya, tambah Riki, dirinya bersama Ketua DPK Apdesi Karangpawitan memutuskan untuk mengadukan hal itu ke polisi sebagai perbuatan yang telah mencemarkan nama baik. Disamping pencemaran nama baik, Riki menyampaikan pihaknya juga mengadukan tindak pemerasan yang dilakukan ketiga orang tersebut. 

"Mereka sempat meminta dikirimi uang sebesar Rp10 juta dengan alasan untuk menghapus berita online serta membatalkan berita yang akan turun di media cetak. Bukti-buktinya telah kita berikan dan kita tinggal menunggu proses selanjutnya," katanya. 

Editor : Asep Supiandi

Halaman : 1 2 3

Follow Berita iNewsJabar di Google News

Bagikan Artikel: