Kerumunan warga di Jalan Asia Afrika pada malam setiap akhir pekan. Banyak warga tak taat prokes. (Foto: iNews/ERVAN DAVID)

Menurut Yana, agar masyarakat lebih disiplin protokol kesehatan, pintu masuk dan keluar alun-alun memang harus dibedakan. Tujuannya agar petugas bisa mengontrol para pengunjung.

Salah satu kontrolnya yaitu dengan memanfaatkan aplikasi #PeduliLindungi. Sehingga status pengunjung yang datang bisa diketahui. "Ini sebagai proteksi, termasuk ada jumlahnya bisa diset, misanya 1.000 keluar angkanya saya pikir harusnya itu dilakukan," tutur Wakil Wali Kota Bandung.

Tak hanya di Alun-alun Bandung, kata Yana, tempat wisata juga diimbau menerapkan prokes ketat. Hal itu sebagai upaya bersama menekan angka Covid-19. "Sebetulnya lewat aplikasi Peduli Lindungi begitu barcode sudah ketahuan. Hijau sudah 2 kali divaksin, kuning, merah, sampai hitam yang positif Covid-19," ucap Yana.


Editor : Agus Warsudi

Sebelumnya
Halaman :
1 2

BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network