Polisi menahan DSA, ibu pembuang bayi di toliet pabrik sepatu di Majalengka. (Foto: Ilustrasi)
Inin nastain

MAJALENGKA, iNews.id - Kasus pembuangan bayi oleh DSA di salah satu toilet di PT Shoetown Ligung Indonesia (SLI) Majalengka, beberapa waktu lalu, memasuki babak baru. DSA, yang diketahui sebagai karyawan perusahan sepatu itu sudah ditetapkan sebagai tersangka. 

Kondisi kesehatan DSA pun sudah mulai membaik setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan di RSUD Cideres.

Kasat Reskrim Polres Majalengka, AKP Febri Samosir mengatakan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan, petugas meningkatkan status menjadi penyidikan. “Proses penyidikan. Ibu (SDA) sudah ditetapkan sebagai tersangka,” kata Febri, saat dikonfirmasi MPI, Senin (7/11/2022).

Dengan status tersangka itu, jelas dia, SDA kini sudah menjalani penahanan. Di luar itu, polisi juga sudah mendapatkan data dari ayah si bayi malang berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan meninggal di tempat sampah, dengan kondisi terendam air.

“Sudah dilakukan penahanan. Ayah (bayi) sudah ditemukan, status masih saksi,” kata dia.

Sebelumnya, DSA dipastikan sebagai pelaku pembuangan bayi di toilet gedung A3 PT SLI. Hal itu berdasarkan rekaman CCTV yang ada di sekitar toilet dan pengakuan dari DSA sendiri. Kendati demikian, petugas tidak langsung menetapkan DSA sebagai tersangka, lantaran yang bersangkutan harus menjalani perawatan di RS.

DSA yang baru bekerja sekitar 7 bulan di perusahaan itu terancam penjara 7 tahun penjara. “Kita menduga terduga pelanggar Pasal 341 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara," ujar Kapolres Majalengka AKBP Edwin Affandi saat ekspose kasus beberapa waktu lalu.


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT