"Kalau kami menerima harga pemerintah tidak bisa beli rumah lagi, karena harganya sudah mahal," katanya.
Menurut Sidik, warga sudah melaporkan masalah pembebasan lahan ini ke sejumlah instansi seperti Komnas HAM dan DPR. Namun pemerintah ngotot mempertahankan harga yang sudah dipatok. Terakhir mereka mengadu ke Bupati Karawang, namun tidak dilayani.
"Terpaksa kami melakukan aksi pasang tenda karena ada anak-anak dan ibu-ibu kasihan mereka kepanasan. Kami berharap bupati mandengar keluhan kami," ujarnya.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait