Petugas membuka rumah TKP pembunuhan ibu dan anak di Cieuti, Jalancagak, Subang. (Foto: iNews.id/Yudy Heryawan Juanda)
Yudy Heryawan Juanda

SUBANG, iNews.id - Polisi menyerahkan rumah yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP) pembunuhan ibu dan anak di Ciseuti, Jalancagak, Kabupaten Subang, ke keluarga, Rabu (17/8/2022). Penyerahan tersebut ditandai dengan mencopot garis polisi yang sudah terpasang setahun.

Polisi juga menyerahkan kunci rumah kepada Yosef Hidayat, suami dari Tuti Suhartini (55) dan ayah Amalia Mustika Ratu (23), korban pembnuhan sadis pada Kamis 18 Agustus 2021 silam. Setelah kasus pembunuhan tersebut, TKP dikuasai oleh kepolisian karena masih dalam proses penyelidikan. 

Saat ini kondisi TKP dipenuhi semak belukar karena tidak terawat setelah kasus pembunuhan terjadi satu tahun lalu. Bagian dalam rumah pun tampak kotor dipenuhi debu dan berantakan.

Masih terlihat beberapa puntung rokok di sebuah asbak yang diduga milik pelaku. Ada juga sebuah catatan yang diduga dari kepolisian saat melakukan olah TKP.

Menurut Rohman Hidayat, selaku kuasa hukum Yosef, pihaknya dihubungi kepolisian siang tadi untuk penyerahan kunci rumah TKP. Sebelumnya Yosef Hidayat membuat surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang salah satu isinya meminta rumah TKP pembunuhan dikembalikan kepada keluarga.

"Hari ini kami dapat kabar dari Polda Jabar da Polres Subang untuk hadir di Polsek Jalancagak. Alhamdulilillah kunci rumah sudah diterima dan Pak Yosef yang akan mengurus rumah ini," kata Rohman.

Sementara itu Yosef mengaku akan mewakafkan rumah tersebut untuk dijadikan tempat ibadah. Dia masih belum merasa puas meskipun rumah sudah diserahkan kepolisian karena pelaku masih belum tertangkap.

"Alhamdulilla ya rumah sudah diterima lagi. Nanti akan dibersihkan agar tidak kumuh dan tidak seperti hutan belantara," ujar Yosef.

Seperti diketahui, Tuti Suhartini dan Amalia Mustika Rtu ditemukan tewas tanpa busana di bagasi mobil di halaman rumahnya setahun  yang lalu. Hingga kini pihak kepolisian belum berhasil mengungkap kasus pembunuhan tersebut.


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT