Polisi menunjukkan barang bukti obat terlarang yang disita dari tersangka. (FOTO: iNews/ACEP MUSLIM)
Acep Muslim

BANJAR, iNews.id - Polisi Lalu Lintas (Polantas) Polres Banjar menggagalkan peredaran obat terlarang dan menangkap dua tersangka pengedar, RAP dan HD. Dari tangan dua tersangka, petugas mengamankan ratusan butir obat terlarang mereka Hexymer dan Tramadol.

Pengungkapan kasus ini berawal saat petugas mencurigai kedua tersangka yang mengendarai sepeda motor tanpa mengenakan helm, melintas di Pos Lalu Lintas Kota Banjar

Petugas yang melihat kedua tersangka, lalu menghentikan laju kendaraannya. Melihat gerak gerik RPA dan HD, warga Kota Banjar itu, polisi semakin curiga. Petugas lantas melakukan penggeledahan. Hasilnya, polisi menemukan ratusan butir obat-obatan terlarang yang disimpan dalam toples.

"Tersangka RAP dan HD selanjutnya diamankan Satuan Reserse Narkoba Polres Banjar atas kepemilikan obat Hexymer dan Tramadol. Kini kedua tersangka mendekam di jeruji besi Mapolres Banjar guna mempertanggungjawabkan perbuatannya,” kata Kapolres Banjar AKBP Bayu Catur Prabowo saat konferensi pers di Mapolres Banjar, Selasa (30/8/2022). 

Hasil pemeriksaan petugas Satnarkoba Polres Banjar, ujar AKBP Bayu Catur Prabowo, modus operandi kedua tersangka mengedarkan obat terlarang sebanyak 600 butir Hexymer, 41 Tramadol dan enam psikotropika jenis Lorazepam.

Tersangka RAP dan HD, dijerat UU RI Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan juncto Pasal 62 UU RI nomor 05 tahun 1997 tentang Psikotopika. "Mereka terancam hukuman maksimal 15 tahun penjara," ujar AKBP Bayu Catur Prabowo.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT