Selama menggunakan alat bantu untuk berjalan, diakui Jaenudin dirinya tidak bisa bekerja. Karena, sebelum kaki sebelah kiri diamputasi dia hanya sebagai kuli bangunan. Namun, setelah mendapatkan kaki palsu, berharap bisa kembali beraktivitas normal tanpa menggunakan tongkat.
"Selama ini saya tidak bekerja, karena keahlian saya hanya kuli bangunan. Saya berharap dengan adanya kaki palsu ini dapat beraktivitas dan kembali bekerja," katanya.
Editor : Asep Supiandi
Artikel Terkait