Gunungan sampah di satu tempat pembuangan sementara (TPS) di Kota Bandung. (FOTO: iNews/ERVAN DAVID)
Ervan David

BANDUNG, iNews.id - Pascalibur lebaran, produksi sampah di Jawa Barat meningkat 150 persen dibandingkan hari biasa. Sebagian besar sampah berasal dari rumah tangga dan wisatawan yang berkunjung ke objek-objek wisata.

Sekda Jabar Setiawan Wangsaatmaja mengatakan, Pemprov Jabar memastikan tempat pembuangan akhir (TPA) yang ada masih dapat menampung sampah itu. Sehingga volume sampah yang melonjak 150 persen dapat teratasi.  

"Pemprov Jabar telah menyiapkan cara penanganan sampah dari jauh-jauh hari. Personel, armada pengangkut, dan bensin, sudah disiapkan. Jadi tidak ada masalah yang terlalu berarti. Tapi memang produksi sampah meningkat pascalebaran," kata Sekda Jabar, Selasa (10/5/2022).

Untuk wilayah Bandung Raya, ujar Setiawan Wangsaatmaja, pembuangan sampah terpusat di TPA Sarimukti, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Sementara, untuk di Bogor, Depok, dan Bekasi dikelola di TPA Cipayung, Depok dan TPA Galuga, Bogor.

"Di wilayah Cirebon dan seterusnya juga ada. Untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya, sudah ada pemaketannya. Jadi ini (pengelolaan sampah) memang dipihakketigakan apabila memungkinkan. Untuk wilayah Bandung Raya sudah kan. Untuk wilayah Bogor, Bogor, Depok, Bekasi juga sudah," ujar Setiawan.

Diketahui, sampah menggunung terjadi di objek wisata Pantai Pangandaran beberapa hari lalu. Kondisi ini menunjukkan kesadaran masyarakat akan kebersihan dan kepedulian lingkungan masih sangat rendah.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT