Warga berteriak histeris. Mereka membawa korban ke rumah sakit menggunakan mobil pikap. Sedangkan, kaca belakang angkot berwarna biru muda yang menabrak korban, pecah.
Sang anak telah dimakamkam di tempat permakaman umum (TPU) tak jauh dari tempat tinggalnya. Sedangkan kondisi Reni, ibu hamil, membaik. Namun, tetap harus menjalani penanganan medis khusus karena sedang hamil dan kaki kirinya patah.
"Keluarga korban, meminta keluarga sopir dan pemilik mobil memiliki itikad baik. Kita bicara dengan baik di sini. Pelaku (sopir angkot) dihukum seberat-beratnya," kata Yana Sumarno, keluarga korban.
Editor : Agus Warsudi
angkot angkot bandung Angkot tabrak warga angkot ugal-ugalan kecelakaan angkot Angkot tabrak ibu hamil kabupaten bandung polresta bandung
Artikel Terkait