Etes menyatakan, keluarga juga sudah menerima takdir Handi harus meninggal dengan cara seperti itu. "Keluarga sudah menerima takdir anak saya harusnya begitu. Cuman, caranya yang laen, kok dibuang begitu," ujar Etes sambil menahan air mata yang menggenang di dua kelopak matanya.
Saat ini, tutur Etes, keluarga Handi dan Salsabila berharap petugas berwenang benar-benar melakukan proses hukum terhadap ketiga pelaku dan menjatuhkan hukuman setimpal dengan perbuatan mereka.
"Dari pihak keluarga, tetap, hukum harus ditegakkan. Karena di Indonesia kan ada hukum, sesuai dengan undang-undang, ada hukumannya. Jika memang benar pelaku oknum anggota TNI AD, keluarga menyerahkan penegakkan hukum kepada polisi militer agar diproses sesuai kesalahannya," ujar Etes.
Editor : Agus Warsudi
korban tabrak lari mobil tabrak lari pelaku tabrak lari tabrak lari jalur bandung-garut via nagreg jalur nagreg nagreg kabupaten bandung jenderal andika perkasa tni ad
Artikel Terkait