Seharusnya, ujar Ali Nurdin, kekisruhan itu tidak berdampak kepada mahasiswa. Apalagi, berdasarkan kesepakatan di awal, Kampus ITB akan memberikan semua fasilitas dan pendidikan terbaik kepada mahasiswa. "Kami melihat perubahan mental (mahasiswa). Ada wacana memindahkan anak saya. Itu beberapa kerugian kami terima," ujarnya.
Pria yang berprofesi sebagai advokat ini menuturkan, sebelumnya telah dilangsungkan pertemuan antara orang tua mahasiswa SBM ITB dengan Majelis Wali Amanat (MWA) ITB pada 22 Desember 2021 untuk membahas masa depan pendidikan mahasiswa SBM ITB.
Dalam pertemuan itu, tutur Ali Nurdin, MWA ITB menjamin, kualitas dan layanan pendidikan di SBM ITB tidak akan berubah akibat pencabutan otonomi pengelolaan pendidikan di SBM ITB.
Editor : Agus Warsudi
Artikel Terkait