CIREBON, iNews.id – Fenomena lonjakan pasien dengan gejala influenza berat seperti flu, demam tinggi, hingga batuk pilek terus meluas di kawasan Jawa Barat. Kondisi ini membuat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Gunung Jati Kota Cirebon mengalami lonjakan kunjungan hingga memicu kepadatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang rawat inap, Rabu (30/9/2026).
Kondisi ini serupa dengan yang dialami fasilitas kesehatan di wilayah tetangga, seperti Kabupaten Kuningan, seiring maraknya serangan gejala flu berat yang melanda masyarakat dalam beberapa pekan terakhir.
Berdasarkan data pelayanan rumah sakit, kelompok pasien anak menjadi yang paling mendominasi angka kunjungan dengan keluhan kesehatan yang relatif seragam. Maraknya penularan influenza berat di tingkat daerah disinyalir menjadi pemicu utama melonjaknya angka rawat inap anak secara signifikan.
Akibat lonjakan tersebut, manajemen RSUD Gunung Jati sempat menyampaikan pengumuman mengenai kondisi kepadatan pelayanan di area fasilitas gawat darurat maupun kamar rawat inap.
"Untuk mengantisipasi lonjakan pasien yang terus berdatangan, pihak rumah sakit telah melakukan langkah antisipasi dengan menambah kapasitas ruang perawatan dan area rawat inap," ungkap Kabid Keperawatan RSUD Gunung Jati, Yogi Yana, Rabu (30/9/2026).
Guna memastikan seluruh pasien tetap mendapatkan penanganan medis yang optimal dan tidak tertahan di ruang tunggu, RSUD Gunung Jati terus melakukan konversi serta penambahan tempat tidur (bed) di sejumlah bangsal perawatan.
Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait