Koordinator Divisi Hukum dan Diklat Bawaslu Jabar Usep Agus Zawari. (FOTO: AGUNG BAKTI SARA)

Bawaslu juga mewaspadai sejumlah gangguan dan hambatan dalam penyelenggaraan Pemilu 2024.  "Indeks kerawanan ini akan dijadikan acuan dalam melakukan tugas pencegahan, Bawaslu akan berupaya proses pencegahan agar kerawanan tidak terjadi. Bawaslu akan konsentrasi melakukan pencegahan dengan kolaborasi, agar pemilu bisa berkualitas," tutur Usep.

Menurut dia, politik uang dan berita bohong atau hoaks merupakan kerawanan pemilu yang menjadi perhatian utama. "Dilihat dari aspek kontestasi, dalam konteks pelaksanaan kampanye misalnya ada informasi hoaks di medsos, money politics, dan seterusnya," ucap dia.

Dalam melakukan pengawasan terhadap berita bohong, Bawaslu Jabar telah menjalin kerja sama dengan kominfo dalam pengelolaan media sosial (medsos).

"Termasuk Facebook dan Google sudah kerja sama. Nanti teknisnya ada hal hal yang bisa dilakukan secara kerja sama. Misalnya ada pelanggaran di medsos, itu bisa di-take down," ujar Usep.

Usep memastikan, sejauh ini, Bawaslu belum menemukan pelanggaran ASN mengampanyekan atau mendukung salah satu peserta pemilu.


Editor : Agus Warsudi

Halaman Selanjutnya
Halaman :
1 2 3 4
BERITA POPULER
+
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network