Yunia Susanti, ibunda korban, yang ikut mencari anaknya yang terseret arus deras di hari ke-7 pencarian. (FOTO: DHARMAWAN HADI)
Dharmawan Hadi

SUKABUMI, iNews.id - Operasi pencarian Niko Malik Nugraha (7) warga Ciaat, Kabupaten Sukabumi pada hari ke-7 nihil atau belum membuahkan hasil, Selasa (18/10/2022). Orang tua Niko meminta Badan SAR Nasional (Basarnas) memperpanjang operasi search and rescue (SAR) atau pencarian dan pertolongan hingga Niko ditemukan.

Yunia Susanti (37), ibu korban Niko mengatakan, memiliki perasaan kuat jasad anaknya tidak jauh dari lokasi kejadian. Ibu korban bermimpi Niko memanggil-manggil.

"Saat tidur sekitar pukul 00.00 WIB, dalam mimpi itu anak saya memanggil mama. Katanya mama, Bos (panggilan Niko) banyak dilihatin orang-orang. Bos panggil-panggil tapi tidak ada yang dengar," kata Yunia menirukan ucapan anaknya dalam mimpi itu.

Karena itu, Yunia berharap operasi SAR diperpanjang dan anaknya dapat segera ditemukan. Ayah Niko juga sudah mengajukan perpanjangan waktu pencarian korban sampai batas yang tidak ditentukan.

Sementara itu, Kepala Pos SAR Badan SAR Nasional (Basarnas) Sukabumi Suryo Adianto mengatakan, tim SAR gabungan telah mencari Niko Malik Nugraha dengan menyisir aliran Sungai Cimandiri dari tempat kejadian musibah (TKM) sampai ke muara PLTU Palabuhanratu berjarak sekitar 50 kilometer. 

"Pencarian dilakukan dari hari pertama kejadian sampai ke-7, namun belum membuahkan hasil atau masih nihil," kata Kepala Pos SAR Sukabumi  kepada MNC Portal Indonesia (MPI). 

Pada pencarian hari ke-7, ujar Suryo Adianto, menerjunkan sekitar 120 personel SAR gabungan. Operasi pencarian menggunakan beberapa metode, di antaranya penyisiran darat. 

"Tim juga menggunakan perahu karet dari lokasi kejadian musibah sampai muara PLTU. Pencarian juga menggunakan drone dari komunitas drone Kota Sukabumi," ujar Suryo. 

Disinggung tentang waktu pencarian diperpanjang apa tidak, Suryo menuturkan, seusai standard operasional prosedur (SOP), Basarnas telah melaksanakan pencarian selama 7 hari. 

Selanjutnya pencarian dilakukan melalui pemantauan dan koordinasi dengan stakehoalder dan melihat potensi-potensi yang ada di sekitaran Sungai Cimandiri.

"Intinya, pencarian diperpanjang atau tidak, menunggu hasil evaluasi. Apabila ada rencana untuk diperpanjang, Basarnas akan berkoordinasi dengan keluarga dan muspika," tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, Niko Malik Nugraha (7) terseret arus deras drainase di Kompleks Perumahan Bumi Cisaat Pratama RT 43/13, Desa Sukamantri, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Rabu (12/10/2022) sekitar pukul 15.00 WIB. 

Informasi yang dihimpun, korban Niko, warga Kompleks Agraria RT 12/04, Desa Babakan, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, saat kejadian sedang bermain ke Perumahan Bumi Cisaat Pratama bersama teman-temannya.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT