Personel Unit Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jabar mengevakuasi granat tangan sisa Perang Dunia II. (FOTO: HUMAS POLDA JABAR)
Agus Warsudi

BANDUNG, iNews.id - Sebuah bom jenis granat tangan sisa Perang Dunia II ditemukan warga Kota Cimahi saat hendak menglohan lahan di kebun. Khawatirkan bom itu meledak, warga melapor ke Polres Cimahi.

Petugas Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Cimahi lalu meluncur ke lokasi kejadian untuk melakukan pengamanan. Lokasi granat dipasangi garis polisi agar masyarakat mendekat. 

Selain itu, polisi meneruskan laporan itu ke Satuan Brigade Mobile (Sat Brimob) Polda Jabar. Tak lama kemudian Unit Penjinak Bom (Jibom) Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jabar, tiba di lokasi kejadian lengkap dengan kendaraan dan peralatan untuk menjinakkan bahan peledak.

Komandan Satbrimob Polda Jabar Kombes Pol Yuri Karsono mengatakan, granat tangan itu diduga bom militer sisa Perang Dunia II karena kondisinya sudah tua dan berkarat. "Bahan peledak tersebut ditemukan secara tidak sengaja oleh warga yang hendak ke kebun," kata Dansat Brimob Polda Jabar, Kamis (2/6/2022).

Setelah menerima laporan dan permintaan bantuan dari Polres Cimahi, ujar Kombes Pol Yuri Karsono, personel Unit Jibom Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jabar meluncur ke lokasi penemuan granat untuk dievakuasi.

"Personel Unit Jibom Brimob Polda Jabar dipimpin Bripka Asep Satriadi diturunkan ke lapangan disertai beberapa rekan dengan membawa berbagai alat untuk menangani bom tersebut," ujar Kombes Pol Yuri Karsono.

Menurut Dansat Brimob Polda Jabar, walaupun sudah sangat tua, tetapi komponen di dalam granat itu masih aktif dan berbahaya. Bom sisa Perang Dunia II itu, dibawa ke lapangan terbuka untuk dimusnahkan dengan cara diledakan. 

"Masih bisa meledak apabila bom tersebut salah dalam penanganannya. Karena itu kami langsung amankan dan dimusnahkan di tempat terbuka, jauh dari pemukiman warga," tutur Dansat Brimob Polda Jabar.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT