Kades Kabandungan aktif, Asep Saefudin yang memakai rompi oranye saat digiring menuju mobil tahanan untuk dititipkan di Lapas Kelas IIB Warungkiara, Kabupaten Sukabumi. (Foto: iNews.id/Dharmawan Hadi)
Dharmawan Hadi

SUKABUMI, iNews.id - Diduga korupsi, Kepala Desa (Kades) Kabandungan, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi, ditahan, Senin (23/5/2022). Sebelumnya Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Sukabumi menetapkan Kades Asep Saefudin sebagai tersangka dalam dugaan korupsi keuangan desa tahun anggaran 2019-2020.

Asep dengan mengenakan rompi oranye bertuliskan Tahanan Tindak Pidana Khusus Kejari Kabupaten Sukabumi, digiring masuk mobil tahanan setelah diperiksa sejak pagi hingga siang oleh Kasi Pidsus Ratno Timur Habeahan Pasaribu.

Kades Kabandungan yang masih aktif tersebut, ditetapkan sebagai tersangka pada Kamis (21/5/2022) lalu yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp743.220.179 yang bersumber Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun 2019-2020.

Sebelumnya Kejari Kabupaten Sukabumi menjerat Kades Kabandungan aktif, Asep Saefudin dengan Pasal 2 ayat (1), Pasal 3 jo Pasal 18 UU Nomor 20 tahun 2001 tentang Perubahan Atas UU Nomor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.


Selanjutnya untuk memudahkan dalam penyelidikan awal dan tidak menghilangkan barang bukti, kades aktif tersebut akan dititipkan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Warungkiara Kabupaten Sukabumi selama 20 hari ke depan. 

Kasi Pidsus Kejari Kabupaten Sukabumi, Ratno Timur Habeahan Pasaribu saat ditanya wartawan tidak banyak berkomentar terkait penahanan kades tersebut. Dia memastikan bahwa kasus ini akan dirilis oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten Sukabumi secepatnya. 

"Nanti saja keterangannya, kalo tidak ada halangan kasus ini akan dirilis oleh Pak Kajari pukul 15.00 WIB sore ini," ujar Ratno kepada MNC Portal Indonesia. 




Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT