Empat bandit asal Maluku yang membobol SMKN 1 Cisarua, KBB ditembak polisi. (FOTO: ADI HARYANTO)
Adi Haryanto

CIMAHI, iNews.id - Empat bandit asal Maluku yang membobol SMKN 1 Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) ditembak polisi. Keempat tersangka yang merupakan komplotan itu menggasak brankas dan komputer SMKN 1 Cisarua pada 21 November 2022 lalu.

Wakapolres Cimahi Kompol Niko N Adiputra mengatakan, setelah menerima laporan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) di SMK Negeri 1 Cisarua, Jalan Kolonel Masturi (Kolmas), Desa Jambudipa, Kecamatan Cisarua, KBB, pada 21 November 2022 sekitar pukul 03.00 WIB itu, Satreskrim Polres Cimahi bergerak melakukan penyelidikan.

"Hasilnya, petugas menangkap empat dari lima anggota komplotan spesialis curas yang menyasar sekolah. Target dari komplotan ini adalah uang di dalam brankas dan komputer," kata Wakapolres Cimahi Kompol Niko N Adiputra saat konferensi pers di Mapolres Cimahi, Jumat (2/12/2022).

Keempat tersangka antara lain, Hamzah Lestaluhu alias James (26), Jaedun Nurlete alias Ided (38), Muhamad Saepuloh alias Tepul (24), dan Fauzan Bahta (24). Tersangka Tepul dan Fauzan Bahta tercatat sebagai mahasiswa salah satu perguruan tinggi swasta. "Satu pelaku lagi masih kami kejar," ujar Kompol Niko N Adiputra.

Wakapolres Cimahi menuturkan, modus kejahatan para pelaku, mengincar sekolah yang sepi. Lalu pada malam hari, mereka melancarkan aksinya dengan terlebih dulu melumpuhkan petugas keamanan sekolah. Korban diikat dan disekap di suatu tempat. 

Setelah kondisi aman, tutur Wakapolres Cimahi, para pelaku membongkar brankas berisi uang. Saat beraksi, pelaku membekali diri dengan senjata tajam. Mereka tidak segan melukai dan membunuh korban jika melawan. 

"Pelaku menyekap satpam dan beberapa orang di sekolah. Mereka beroperasi selalu membawa senjata tajam, seperti parang dan linggis," tutur Wakapolres Cimahi.

Penyidik Satreskrim Polres Cimahi, kata Kompol Niko N Adiputra, mendalami kemungkinan keterlibatan orang dalam terkait pencurian tersebut yang mengakibatkan sekolah mengalami kerugian ratusan juta rupiah tersebut.

"Keempat pelaku juga terpaksa ditembak di bagian kaki karena berusaha kabur saat akan ditangkap. Mereka dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara," sebutnya.

Sementara itu, tersangka Jaedun Nurlete mengaku baru dua minggu tiba di Bekasi dari Maluku. Niatnya hendak menghabiskan malam pergantian tahun baru 2023. 

Namun karena tidak memiliki uang, akhirnya terpikir melakukan kejahatan. "Kami mencuri untuk modal tahun baru. Keliling cari sekolah pakai mobil rental," kata Jaedun Nurlete. 


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT