Dini Septi Widayanti (37) harus menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Al Ihsan Kabupaten Bandung. Tubuh perempuan ini melepuh akibat disiram air keras oleh suaminya. (Foto: Istimewa)
Adi Haryanto, Yuwono Wahyu

BANDUNG BARAT, iNews.id - Terungkap fakta kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dialami Dini Septi Widayanti (37) warga Kampung Pos Wetan, RT 01/14 Desa Kertamulya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), sudah sering terjadi. Kasus penyiraman air keras oleh suaminya termasuk paling parah.

Bahkan menurut ayah korban, Aris Adisoma, pelaku yang tak lain menantunya pernah mengungkapkan sengaja menyiram Dini dengan air keras agar tidak ada lagi yang mau menikahinya jika sudah bercerai nanti.   

"Pelaku ini pernah bilang ke anaknya, sengaja menyiram dengan air keras agar Dini tidak laku lagi. Kejadian ini paling parah dari kejadian KDRT sebelumnya," kata Aris, Jumat (2/12/2022).

Dia juga menyebutkan, kasus KDRT sudah sering dilakukan DS, suami korban. Bahkan, terakhir sempat dilakukan mediasi di kantor polisi. Ds sempat menyetujui perjanjian-perjanjian yang dibuat, namun ternyata melanggar lagi. 

"Dalam perjanjian disebutkan DS tidak boleh lagi datang ke ke kampung ini karena sudah sangat meresahkan warga. Ya begitu lah kelakuannya, seperti mabuk-mabukan," ujar dia

Sebelumnya tubuh Dini melepuh akibat disiram air panas oleh pelaku. Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk dilakukan penanganan medis karena menderita luka bakar di tubuhnya hampir 80 persen.


Editor : Asep Supiandi

BERITA TERKAIT