Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo dalam konferensi pers penungkapan kasus penganiayaan pengemudi ojek di Cicalengka. (FOTO: ISTIMEWA/Instagram @Polrestabandung)
Dila Nashear

BANDUNG, iNews.id - AR (45), MS (37) dan CS (41), tiga pria penganiaya pengemudi ojek di Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, ditangkap anggota Satreskrim Polresta Bandung. Mereka ditangkap tak lama setelah menganiaya korban DS menggunakan senjata tajam golok dan karambit.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan ketiga pelaku, AR, MS, dan CS ini melakukan tindakan penganiayaan terhadap DS di parkiran Pasar Sehat Sabilulungan Cicalengka pada Sabtu (20/8/2022) lalu sekitar pukul 13.30 WIB.

"Kejadian ini sempat viral di media sosial. Dalam video terlihat ketiga pelaku ini menganiaya korban menggunakan senjata tajam. Petugas Polsek Cicalengka berhasil menangkap pelaku penganiayaan dalam waktu kurang dari 1X24 jam," kata Kapolresta Bandung saat konferensi pers di Mapolresta Bandung, Rabu (31/8/2022).

Dari keterangan pelaku, ujar Kombes Pol Kusworo Wibowo, peristiwa penganiayaan itu bermula dari saling pandang. Kemudian salah satu pelaku mengambil kunci motor milik korban yang saat itu sedang menunggu penumpang.

"Setelah kunci motor tersebut dibawa kabur, korban (DS) langsung mengejar pelaku AR dan MS. Melihat rekannya dikejar korban, palaku CS membantu dengan melakukan kekerasan terhadap korban," ujar Kombes Pol Kusworo.

Karena kalah jumlah, ujar Kapolresta Bandung, akhirnya korban terjatuh dan pelaku terus melakukan penganiayaan terhadap korban. Korban mengalami luka-luka di kepala, pinggang, dan kaki akibat sabetan senjata tajam golok dan karambit.

"Motifnya dendam. Pelaku pernah ada selisih (perselisihan) dengan korban sekitar 2009 atau 2010. Para pelaku dijerat Pasal 170 Ayat (2), Pasal 351 Ayat (2), dan UU Darurat dengan ancam 7 tahun penjara," tutur Kapolresta Bandung.


Editor : Agus Warsudi

BERITA TERKAIT