"Vaksin terbagi dua, yang dibeli langsung diimpor dan yang di Biofarma, saya jadi relawan. Itu masih Maret produksi dan keputusannya," tutur Gubernur Jabar.
Disinggung soal jadwal vaksinasi, Kang Emil mengaku belum mengetahui pasti. Namun, dia memprediksi, target vaksinasi dimulai pada pekan ketiga Januari 2021 yang dimulai dengan vaksinasi Presiden Joko Widodo (Jokowi).
"Per hari ini, distribusi sedang berjalan. belum ada laporan sudah selesai atau belum. Tapi, target kalau tidak salah, minggu ketiga bulan Januari, itu penyuntikan pertama oleh Presiden. Dari tangga 4 sampai tanggal 20 an itu masih ada dua minggu lebih menyiapkan prosedur dan lain-lain," kata Kang Emil.
Sementara itu, Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Jabar Daud Ahmad memastikan, Provinsi Jabar bakal menerima 38.400 dosis vaksin Sinovac yang dijadwalkan diterima Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jabar, Selasa (5/1/2021) besok.
"Vaksin tahap pertama kurang lebih 38.000 dosis untuk tenaga kesehatan, pengiriman rencananya tanggal 5 Januari," kata Daud kepada wartawan, Senin (4/1/2021).
Editor : Agus Warsudi
vaksinasi covid-19 Vaksinasi massal fatwa vaksin covid-19 kehalalan vaksin suntik vaksin vaksin covid-19 vaksin campak vaksin corona vaksin virus corona gubernur jawa barat ridwan kamil
Artikel Terkait