Warga Cimahi Harus Tahu, Ini Rekayasa Lalin Selama Pembangunan Underpass Sriwijaya

Adi Haryanto · Kamis, 22 Juli 2021 - 20:06:00 WIB
Warga Cimahi Harus Tahu, Ini Rekayasa Lalin Selama Pembangunan Underpass Sriwijaya
Jalan Dustira tembus ke Jalan Sriwijaya, Kota Cimahi, yang bakal dibangun underpass mulai pekan depan sehingga dapat mengurai kemacetan di kawasan tersebut. (Foto: Dok.MPI)

CIMAHI, iNews.id - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cimahi menyiapkan skema rekayasa jalan di kawasan Sriwijaya Kota Cimahi. Hal ini seiring dengan segera dimulainya proyek pembangunan Underpass Sriwijaya di Kelurahan Baros, Kecamatan Cimahi Tengah, dengan anggaran Rp84 miliar. 

Kepala Bidang Lalu Lintas, Dishub, Kota Cimahi, Nur Effendi mengatakan, rekayasa arus lalu lintas di kawasan pembangunan berdasarkan hasil rapat bersama instansi terkait. Rencananya simulasi rekayasa tersebut akan dilakukan selama lima hari sambil dievaluasi kondisi di lapangan dan dampak yang ditimbulkan seperti apa. 

"Rekayasa lalu lintas diuji coba selama lima hari mulai Sabtu (24/7). Kemungkinan besar sambil langsung dilakukan pengerjaan pembangunan proyeknya," kata Nur Effendi, Kamis (22/7/2021).

Dia menyebutkan, rekayasanya yaitu kendaraan dari arah Jalan Sudirman lurus hingga ke Jalan Warung Contong. Kemudian lanjut belok kiri untuk menuju Cimahi Tengah atau arah Padalarang. Kendaraan dari arah Sudirman yang berbelok ke Jalan Urip Sumoharjo akan memutar kembali ke Jalan Gatot Subroto dan Jalan Baros.

Bagi kendaraan yang hendak ke arah Baros mengambil arah belok kanan melintasi RS Dustira lalu lurus ke Jalan Gatot Subroto dan lanjut ke Jalan Baros. Sementara kendaraan dari arah Sudirman berbelok Urip Sumoharjo dan belok kiri melintasi RS Dustira menuju Sriwijaya untuk lanjut ke Padalarang.

"Kendaraan dari arah Sriwijaya berbelok ke Jalan Stasiun untuk lanjut belok kiri ke Jalan Gatsu menuju Bandung atau belok kanan arah Tol Baros," tuturnya. 

Kepala Seksi Peningkatan Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Kota Cimahi, Mase Wardana menyebutkan, alat berat untuk pembangunan underpass diperkirakan mulai masuk pekan depan. Pekerjaan pembangunan underpass ditargetkan selesai pada akhir tahun.

"Underpass Sriwijaya panjangnya 600 meter, lebar badan jalan dan trotoar 9 meter, tinggi 5,2 meter. Target selesai akhir tahun dan kita juga sudah berkoordinasi dengan pihak PT KAI mengingat underpass ini akan membelah jalan yang di atasnya ada jalur kereta api aktif Bandung-Jakarta," ucapnya. 

Editor : Asep Supiandi

Bagikan Artikel: